HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin, melaporkan bahwa intensitas hujan di Makassar mulai meningkat sejak September.
Curah hujan yang cukup tinggi memicu BPBD untuk memperkuat langkah mitigasi guna menghadapi potensi banjir di musim hujan.
Baca Juga : Bertambah, 888 Jiwa Mengungsi Akibat Banjir di Makassar

Pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah mitigasi. diantaranya melakukan sosialisasi di daerah-daerah rawan banjir dan menggelar latihan lapangan bersama masyarakat, TNI, Polri, serta tokoh masyarakat.
Tujuannya adalah agar warga sudah memahami langkah-langkah yang harus diambil serta pihak yang perlu dihubungi saat banjir terjadi.
Baca Juga : BNPB Salurkan Bantuan Rp15 Miliar untuk Mitigasi Bencana di Sulawesi Selatan
“Sudah tahu langkah-langkah awal yang akan dilakukan. Sudah tahu siapa yang dihubungi ketika dibutuhkan pencarian pertolongan dan evaluasi,” jelasnya.
BPBD telah menyiapkan perlengkapan yang memadai menghadapi musim hujan, termasuk 10 unit perahu karet, perahu fiber, serta alat pelindung diri (APD).
Selain itu, BPBD juga rutin memantau terhadap kondisi air laut yang dapat mempengaruhi tingkat banjir di wilayah pesisir.
Baca Juga : Banjir di Makassar Rendam 3 Kecamatan, 1.551 Warga Mengungsi
“BMKG hanya melaporkan kondisi curah hujan, kami juga punya instrumen war room untuk melihat ketinggian air laut. Inilah yang kami machting-kan, kapan curah hujan tinggi dan kapan pasangnya air laut, kalau itu terjadi sudah siaga satu,” pungkasnya.
Penulis: Nursinta
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

