HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Perum Bulog Cabang Makassar memastikan bahwa minyak goreng bersubsidi Minyakita yang mereka distribusikan dalam kondisi aman dan sesuai standar.
Bahkan, hasil uji terbaru menunjukkan bahwa isi beberapa kemasan justru melebihi takaran yang tertera di label.
Baca Juga : Erafone Run 2026 Digelar 9 Agustus di Makassar, Targetkan Hingga 3.000 Peserta
“Kami sudah melakukan uji terhadap minyak goreng yang kami distribusikan, dan hasilnya untuk kemasan jeriken 5 liter, isinya malah melebihi takaran neto,” ungkap Kepala Cabang Bulog Makassar, Karmila Hasmin Marunta, Jumat (14/3/2025).
Hal serupa juga ditemukan pada kemasan pillow (pouch bantal) satu liter.
“Setelah diuji, ternyata isi kemasan ini lebih dari satu liter,” tambahnya.
Baca Juga : DPMPTSP Makassar Kerja Bakti Dukung Gunung Sari Hadapi Penilaian Kelurahan Tingkat Nasional
Menanggapi pertanyaan mengenai keamanan minyak goreng yang beredar di pasaran, Karmila menjelaskan bahwa Bulog hanya merupakan salah satu distributor minyak goreng bersubsidi.
“Kami tidak bisa memastikan secara keseluruhan karena ada banyak produsen. Bulog hanya bekerja sama dengan PT Tanjung Sarana Lestari dari Sulawesi Barat,” jelasnya.
Bulog Makassar sendiri mendistribusikan beberapa jenis kemasan minyak goreng bersubsidi, yaitu pillow satu liter, pouch premium 1 liter dan 2 liter, serta jeriken 5 liter.
Baca Juga : DPMPTSP Makassar Minta Pelaku Usaha Segera Sampaikan LKPM, Batas Akhir 15 Juli
Terkait temuan minyak goreng dengan isi kemasan yang tidak sesuai di pasaran, Karmila menegaskan bahwa produk tersebut bukan berasal dari Bulog maupun PT Tanjung Sarana Lestari.
“Kalau melihat mereknya, produk yang ditemukan tidak sesuai itu bukan dari PT Tanjung Sarana Lestari. Silakan teman-teman media mengecek langsung di lapangan siapa produsennya dan siapa distributornya,” tutupnya.
PENULIS: NURSINTA
Baca Juga : MMN Perkuat Sinergi Lintas Instansi Lewat Simulasi Tanggap Darurat di Tol Makassar
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
