Logo Harian.news

Warga Tunggu Solusi Kapal Pengangkut Sampah

Dilematis tak ada TPA, Warga Kecamatan Pulau Sembilan Sinjai Terpaksa Cemari Laut

Editor : Rasdianah Sabtu, 01 Juni 2024 15:20
Kantor Camat Pulau Sembilan Sinjai. Foto: HN/Bagoes
Kantor Camat Pulau Sembilan Sinjai. Foto: HN/Bagoes
APERSI

Tak ada TPA, Warga Pulau Sembilan PJ Bupati Siapkan Kapal Pengangkut Sampah

HARIAN.NEWS, SINJAI – Warga di Kecamatan Pulau Sembilan Kabupaten Sinjai, masih terus menghadapi persoalan sampah. Karena tak adanya TPA di kawasan ini, warga terpaksa sering kali membuang sampah ke laut.

Baca Juga : Kasus Dugaan Pelecehan di Sekolah, Guru SMA 4 Aruhu Jalani Pemeriksaan

Menurut warga setempat, Faisal, saat ini tidak ada Tempat Pembuangan Akhir (TPA) serta padatnya penduduk di salah satu desa di Kecamatan Pulau Sembilan serya minimnya edukasi pemerintah terkait pengelolaan sampah di 4 Desa sehingga warga ‘terpaksa’ mencemari laut dengan sampah.

“Jujur kami (Warga Desa Pulau Harapan) dilematis terkait sampah, mau dibakar bisa-bisa jadi buah simalakama, karena d isini padat penduduk, takut kebakaran. Sudah di kumpul di tong sampah tapi TPAnya tidak ada,” keluh Faisal, Sabtu (1/6/2024).

“Sebenarnya kami tidak mau mencemarkan laut, tapi mau bagaimana lagi?!,” ujarnya lagi.

Baca Juga : Praktisi Hukum Soroti Antrean BBM Subsidi di Sinjai, Dinilai Langgar Hak Warga

Faisal menambahkan, pemerintah desa sudah sering kali mengimbau, bahkan pernah melakukan pengadaan tempat sampah di setiap rumah warga, namun lagi-lagi kami terkendala di TPAnya.

“Besar harapan Kami, pemerintah melakukan pengadaan kapal pengangkut sampah, supaya warga tidak lagi membuang sampah di laut, terlebih, Kami dengar Pj Bupati Sinjai, TR Fahsul Falah,telah menghadirkan investor untuk berinvestasi dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Sinjai,” tambahnya.

Ia berharap ,penanganan sampah di Kecamatan Pulau Sembilan menjadi perhatian banyak pihak.

Baca Juga : Klarifikasi Pengelola SPBU Lita Soal Video Viral Pengisian Solar Jerigen

Terpisah, Camat Pulau Sembilan, Azharuddin, membenarkan tidak adanya TPA di Ibu Kota Kecamatan, sehingga warga terpaksa mencemari laut.

“Ini sudah menjadi PR sejak saya menjabat di Kecamatan Pulau Sembilan. Kerap kami melakukan kerja bakti bersama masyarakat, namun kami terkendala di TPAnya,” ujar Azharuddin.

Azharuddin juga mengeluhkan terkait persoalan pengolahan sampah di Indonesia sepenuhnya yang pada dasarnya belum memiliki peta jalan keluar yang jelas hingga saat ini.

Baca Juga : Gerak Cepat Kadinkes Sinjai, Warga Tak Mampu Tetap Dapat Pengobatan Meski BPJS Bermasalah

”Namun saya selalu berjuang untuk mencari solusi terkait sampah di wilayah kerja saya,” singkatnya.

(BAGOES)

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda