HARIAN.NEWS, MAKASSAR – RSUP Dr Tadjuddin Chalid (RSTC) Makassar, Sulawesi Selatan terus berbenah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang paripurna dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Baca Juga : Direktur Operasional RSUP Wahidin : Gedung “Mochil” yang Retak Sudah Diperbaiki
Hal tersebut disampaikan Direktur Utama RSUP Dr Tadjuddin Chalid, Dr dr Aswan Usman, MKes, dalam Forum Konsultasi Publik yang digelar di Ruang Rapat RSUP Dr Tadjuddin Chalid, Selasa, 23 Desember 2025.
“Kami menyadari bahwa kualitas pelayanan kesehatan harus terus ditingkatkan. Karena itu, kami fokus mengembangkan layanan unggulan, optimalisasi layanan wellness center, serta mempercepat digitalisasi layanan agar masyarakat merasakan pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan manusiawi,” kata dr Aswan Usman.
Ia menegaskan, percepatan antrean online menjadi prioritas untuk memangkas waktu tunggu pasien. Menurut dr Aswan, RSUP Dr Tadjuddin Chalid juga membuka ruang seluas-luasnya bagi kritik dan saran sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas layanan.
Baca Juga : Waspada! Super Flu Masuk Indonesia
“Kami tidak ingin hanya dikenal sebagai rumah sakit dengan peralatan canggih dan gedung modern, tetapi juga dengan keramahan dan empati tenaga kesehatannya,” ujarnya.
Rumah sakit yang berdiri sejak 1982 ini pun menargetkan penambahan jumlah tempat tidur pada 2026. Saat ini ruang perawatan memiliki 236 bed (tempat tidur).
Dengan rincian, VIP 6 bed, Kelas I 47 bed, Kelas II 40 bed, Kelas III 88 bed, Isolasi 24 bed, dan Rawat Intensif 31 bed. Jajaran direksi RSUP Dr Tadjuddin Chalid bersama para stakeholder yang menghadiri Forum Diskusi Publik di Ruang Rapat, Selasa, 23 Desember 2025.
Baca Juga : Juli 2025: Siswa Bisa Cek Kesehatan Gratis di Sekolah
Ditambahkan Direktur Perencanaan, Keuangan, dan Layanan Operasional RSUP Dr Tadjuddin Chalid, Angriany Rauf, S.Si, SE, Apt, M.Adm Kes, menjelaskan, saat ini RSUP Dr Tadjuddin Chalid memiliki empat layanan unggulan dengan dukungan dokter spesialis di masing-masing layanan, termasuk lima dokter ortopedi dan tiga dokter rehabilitasi medik.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

