Logo Harian.news

DLH Makassar Fokus Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi Sirkular 

Editor : Redaksi Selasa, 04 Februari 2025 16:54
Sekertaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar Ferdy Mochtar, Saat Memberikan Laporan di Forum SKPD Tahun 2025, Foto: HN/Sinta.
Sekertaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar Ferdy Mochtar, Saat Memberikan Laporan di Forum SKPD Tahun 2025, Foto: HN/Sinta.
APERSI

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar menggelar Forum SKPD Tahun 2025 dengan tema Mewujudkan Kota Berkelanjutan melalui Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi Sirkular dan Pengendalian Pencemaran Lingkungan.

Asisten III Bidang Administrasi Umum Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan mengatakan, agenda ini merupakan bagian dari perencanaan pembangunan yang dimulai dari Musrenbang Kecamatan beberapa waktu lalu dan akan bermuara pada Musrenbang Nasional.

Baca Juga : Irwan Bangsawan, 32 Tahun Mengabdi dari Staf Biasa hingga Jadi Asisten Wali Kota Makassar

“Tema ini sangat strategis, dan kami berharap semua pihak, termasuk SKPD dan NGO, bisa berkolaborasi dalam mendukung kebijakan pengelolaan lingkungan,” katanya pada sela-sela acara di Karebosi Premier Hotel, Selasa (4/2/2025).

Ia juga menyoroti pentingnya keterlibatan kecamatan dalam mendukung proyek strategis nasional terkait pengelolaan sampah dan lingkungan.

“Diharapkan kegiatan ini menghasilkan dokumen perencanaan yang terukur, memperhatikan pemerataan, keadilan, dan kesinambungan pembangunan,” harapnya.

Baca Juga : Survei 3.000 Warga, DLH Matangkan Perwali Iuran Sampah Gratis

Sementara itu, Sekretaris DLH Makassar, Ferdy Muchtar, mengungkapkan beberapa hal penting, seperti penanganan sampah di perkotaan.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya mendukung dan menyiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan.

Meski begitu pengelolaan sampah di bawah seperti di tingkat kecamatan tetap menjadi tantangan dan lokus utamanya.

Baca Juga : Iuran Sampah Gratis, DLH Turunkan 400 Surveyor Validasi Warga Miskin

“Tugas DLH berfokus pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Saat ini ada ratusan TPA yang mendapat peringatan pusat, sehingga ini menjadi perhatian kami,” ujarnya.

Ferdy menekankan pentingnya solusi pemilahan sampah berbasis rumah tangga, yakni memilah sampah sejak dari sumbernya.

Di samping, dirinya juga mengapresiasi peran NGO yang telah memanfaatkan sampah organik sebagai bagian dari ekonomi sirkular.

Baca Juga : Makassar Siapkan Rp16 M untuk Pembebasan Lahan TPA Tamangapa

“Kami ingin mendiskusikan lebih lanjut dalam forum ini agar bisa merumuskan program yang tepat untuk tahun 2025,” tambahnya.

Penulis: Nursinta 

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda