HARIAN.NEWS, MAKASSAR – DPRD Kota Makassar menggelar rapat paripurna pada Jumat, 15 Agustus 2025, di Gedung DPRD Makassar, Jalan AP Pettarani. Agenda utama rapat tersebut membahas penyampaian laporan hasil pelaksanaan reses ketiga masa persidangan ketiga tahun sidang 2024–2025.
Juru bicara daerah pemilihan (Dapil) Makassar 1, DR. Fahrizal Ar-Rahman Husain, menyampaikan apresiasi kepada pimpinan DPRD dan seluruh anggota yang telah mempercayakan dirinya untuk membacakan hasil reses.
Ia menjelaskan, reses Dapil 1 yang meliputi Kecamatan Rappocini, Makassar, dan Ujung Pandang dilaksanakan pada 19–25 Juni 2025, dengan fokus menampung aspirasi masyarakat terkait perbaikan infrastruktur jalan, penanganan banjir, fasilitas pendidikan, dan layanan kesehatan. Fahrizal menegaskan, seluruh usulan tersebut mendesak untuk segera ditindaklanjuti oleh pemerintah kota.
Dari Dapil Makassar 3, Idris melaporkan sejumlah temuan penting, salah satunya penolakan masyarakat terhadap rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah di Kecamatan Tamalanrea karena dinilai berpotensi menimbulkan masalah lingkungan.
” Layanan kebersihan yang dinilai belum maksimal, keterlambatan pengangkutan sampah, serta perlunya penambahan armada dan perbaikan sistem pengelolaan,” jelasnya.
Selain itu, warga juga meminta kemudahan pengurusan Kartu Indonesia Sehat (KIS), perbaikan lampu jalan, dan penutupan lubang jalan demi keamanan warga.
DPRD turut menekankan pentingnya pemerataan bantuan sosial, pemasangan CCTV di titik rawan kriminalitas, serta koordinasi lintas instansi untuk mengatasi banjir.
Rapat paripurna yang dihadiri seluruh anggota DPRD, pejabat eksekutif, dan tamu undangan ini menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis yang akan menjadi acuan program kerja Pemerintah Kota Makassar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
