HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Pengurus Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) Sulawesi, Maluku, Papua (Sulampua) mengadakan kunjungan silaturahmi ke Kampus Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar.
Kunjungan ini bertujuan untuk menindaklanjuti kerja sama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di industri travel umrah dan haji.
Baca Juga : Poltekpar Makassar Bekali Jurnalis Pelatihan Table Manner
Ketua AMPHURI Sulampua, Azhar Gazali menyampaikan harapan agar Poltekpar Makassar dapat berperan aktif dalam peningkatan kompetensi tenaga kerja di sektor perjalanan umrah.
Beberapa usulan yang diajukan meliputi pelatihan bagi staf dan karyawan travel umrah, kesempatan magang bagi mahasiswa, serta sesi berbagi ilmu antara pelaku industri dengan akademisi.
“Sehingga ke depan, mereka yang telah lulus dapat dengan mudah terserap tenaga kerjanya oleh perusahaan,” ucapnya, Selasa (18/02/2025).
Baca Juga : Poltekpar Makassar Gelar Pelatihan Pengolahan Kopi untuk Warga Tanjung Merdeka
Merespon hal tersebut, Poltekpar Makassar menegaskan kesiapan mereka dalam memperluas kerja sama. Tidak hanya melibatkan program studi di Jurusan Perjalanan, tetapi juga di Jurusan Perhotelan, guna mendukung pelayanan industri perjalanan umrah secara lebih komprehensif.
Direktur Poltekpar Makassar, Dr. Herry Rachmat Widjaja, menekankan pentingnya sinergi antara akademisi dan industri.
“Kesepakatan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan dunia usaha dalam meningkatkan profesionalisme tenaga kerja di sektor perjalanan umrah dan haji,” ujarnya.
Baca Juga : Mahasiswa Poltekpar Makassar Terapkan Ilmu Manajemen di Desa Wisata Tompobulu
Sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini, Poltekpar Makassar dan AMPHURI Sulampua berencana mengadakan talkshow yang membahas peluang dan tantangan industri travel umrah.
Kegiatan ini akan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperoleh wawasan lebih luas tentang dunia kerja di bidang perjalanan haji dan umrah.
Kolaborasi antara Poltekpar Makassar dan AMPHURI Sulampua diyakini dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.
Baca Juga : Poltekpar Makassar Dorong Inovasi Pangan Lokal di Komunitas Pesisir Pulau Sabutung
Mahasiswa akan mendapatkan pengalaman dan pengetahuan yang lebih aplikatif, sementara industri travel umrah dapat mengakses tenaga kerja yang lebih terampil dan profesional.
Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan industri pariwisata, khususnya di sektor perjalanan umrah dan haji, dapat semakin berkembang dan memberikan pelayanan terbaik bagi para jamaah.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

