HARIAN.NEWS,GOWA – Memiliki visi menuju Indonesia Emas 2045 harus dimulai dari ruang kelas taman kanak-kanak. Hal itu mendasari langkah Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Gowa bersama Pokja Bunda PAUD setempat yang menggelar aksi literasi melalui kegiatan mendongeng.
Bertajuk “Dengan Dongeng Aku Pintar, Aku Cerdas”, kegiatan ini diselenggarakan di TK Pertiwi Sungguminasa, Senin (11/5/2026).
Baca Juga : Bupati Jeneponto Kukuhkan 174 Bunda PAUD, Dorong Target Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah
Ketua DWP Kabupaten Gowa, Suryanti Andy Azis, menegaskan bahwa dongeng bukan sekadar tradisi lisan, melainkan instrumen strategis pendidikan karakter. Tema besar DWP tahun ini memang fokus pada peran strategisnya dalam mendidik anak bangsa.
“Orang tua adalah madrasatul ula (sekolah dasar) pertama bagi anak. Untuk mencapai Indonesia Emas 2045, kita harus menerapkan pola asah, asih, dan asuh sejak dini,” ujar Suryanti, Senin (11/5).
Ia menambahkan, kegiatan mendongeng menjadi jembatan emosional yang ampuh. Luangkan waktu quality time dengan membacakan cerita menggunakan intonasi lucu sambil memeluk anak. Metode sederhana ini terbukti membuat anak merasa aman, bahagia, dan secara kognitif terstimulasi untuk berimajinasi tinggi.
Baca Juga : Bunda PAUD Makassar Tekankan Pola Gizi Seimbang, Cegah Stunting Menuju Generasi Emas
Senada dengan itu, Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten Gowa, Adriana Jamaluddin, menyoroti sisi edukatif dari sebuah cerita. Menurutnya, dongeng menyimpan kekuatan magis yang mampu mempengaruhi psikologi anak.
“Dongeng itu seperti pintu ajaib. Lewat cerita, anak diajak terbang berimajinasi, bertemu hewan berbicara, hingga berpetualang menjadi pahlawan. Di sinilah nilai-nilai positif seperti kejujuran, sopan santun, dan empati terhadap teman disuntikkan tanpa terasa menggurui,” jelas Adriana.
Kolaborasi DWP dan Pokja Bunda PAUD Gowa ini menjadi bukti bahwa pendidikan karakter tidak selalu memerlukan biaya besar. Cukup dengan buku cerita, suara penuh ekspresi, dan kasih sayang, fondasi kecerdasan intelektual dan emosional generasi penerus bisa ditanamkan dengan kokoh. ***
Baca Juga : DWP Gowa Lantik Pengurus Baru, Arahkan Pemberdayaan Perempuan
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
