Logo Harian.news

HARIAN BULUKUMBA

Evakuasi 9 Jam: Siswi Bulukumba Ditemukan Tewas di Pantai Apparalang

Editor : Andi Awal Tjoheng Senin, 08 Juni 2026 13:16
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah Elmi Febrianti (17) dari lokasi penemuan di perairan Pantai Apparalang, Bulukumba, Senin (8/6/2026) dini hari. Korban ditemukan tewas setelah terseret ombak sejak Minggu sore. (HO_doc:bpbdbulukumba)
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah Elmi Febrianti (17) dari lokasi penemuan di perairan Pantai Apparalang, Bulukumba, Senin (8/6/2026) dini hari. Korban ditemukan tewas setelah terseret ombak sejak Minggu sore. (HO_doc:bpbdbulukumba)

HARIAN.NEWS, BULUKUMBA — Liburan keluarga di kawasan wisata Pantai Apparalang berakhir tragis. Elmi Febrianti (17), seorang siswi asal Bulukumba, ditemukan tewas setelah terseret ombak di bibir tebing kawasan wisata tersebut, Senin (8/6/2026) dini hari.

Korban ditemukan tim SAR gabungan sekitar pukul 00.10 WITA, atau hampir sembilan jam setelah dilaporkan hilang terseret ombak pada Minggu (7/6/2026) sore. Jenazah ditemukan dalam posisi telungkup, sekitar 1,5 kilometer dari titik awal kejadian.

Baca Juga : Wisatawan Hilang Tersapu Ombak di Apparalang Bulukumba, Hanya Direkam Warga

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula ketika Elmi berlibur bersama keluarganya di Pantai Apparalang, Desa Ara, Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Sekitar pukul 14.30 WITA, korban yang sedang berada di area spot foto di bibir tebing tiba-tiba terjatuh dan terseret arus laut.

Keluarga yang panik langsung melapor ke pihak berwenang. Mendapat laporan tersebut, tim SAR gabungan segera dikerahkan ke lokasi. Operasi pencarian melibatkan personel BPBD Kabupaten Bulukumba, Basarnas, aparat kecamatan dan desa, relawan, serta masyarakat setempat.

Pencarian Intensif Sembilan Jam

Tim SAR melakukan penyisiran menggunakan perahu karet di jalur laut, sementara regu darat menyisir pesisir pantai. Asesmen lokasi dilakukan segera setelah petugas tiba di titik kejadian.

“Korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada 8 Juni 2026 pukul 00.10 WITA dalam keadaan meninggal dunia. Jarak penemuan dari lokasi kejadian sekitar 1,5 kilometer,” ujar Ucup, salah seorang anggota tim SAR gabungan.

Jenazah ditemukan pada titik koordinat 5°31’31.285″ Lintang Selatan dan 120°26’51.215″ Bujur Timur, setelah arus laut membawa tubuh korban menjauh dari lokasi awal.

Kabar Duka Tersiar

Kabar ditemukannya korban juga disampaikan oleh Anggota DPRD Bulukumba, Kaspul BJ, yang turut hadir di lokasi pencarian. Melalui unggahan di media sosial Facebook, ia menyampaikan rasa syukur atas selesainya proses evakuasi.

“Alhamdulillah, korban sudah ditemukan,” tulis Kaspul dalam unggahannya, disertai dokumentasi proses evakuasi kantong jenazah dari lokasi penemuan.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Halaman
Penulis : ANDI AWAL TJOHENG

Follow Social Media Kami

KomentarAnda