Logo Harian.news

Firmanza Tetap Menjabat Pj Wali Kota Palopo Hingga PSU Tuntas

Editor : Redaksi Jumat, 28 Februari 2025 11:23
Penjabat (Pj) Wali Kota Palopo, Firmanza.
Penjabat (Pj) Wali Kota Palopo, Firmanza.
APERSI

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Penjabat (Pj) Wali Kota Palopo, Firmanza, dipastikan tetap menjalankan tugasnya hingga Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Palopo selesai.

Keputusan ini sesuai dengan Surat Keputusan (SK) pengangkatan yang berlaku selama satu tahun sejak pelantikannya pada September 2024.

Baca Juga : Bajaj Maxride Resmi Mengaspal di Palopo, Perluas Kesempatan Kerja hingga Peluang Usaha Baru

Kepala Biro Pemerintahan Daerah Setda Provinsi Sulawesi Selatan, Idham Kadir, menegaskan bahwa tidak ada perpanjangan masa jabatan karena SK sudah jelas mengatur durasi jabatan Pj wali kota.

“Masih tetap Pj Wali Kota menjabat, tidak ada perpanjangan karena SK berlaku satu tahun,” ujar Idham, Jumat (28/2/2025).

Dengan demikian, Firmanza secara otomatis akan tetap memimpin Kota Palopo hingga PSU tuntas dan wali kota definitif terpilih dilantik. Idham memastikan bahwa tidak ada perubahan dalam kepemimpinan daerah, sehingga roda pemerintahan tetap berjalan seperti biasa.

Baca Juga : Palopo “Meledak” di Panggung Nasional, Resmi Jadi Kota Sangat Inovatif IGA 2025

“Bunyi SK satu tahun sejak pelantikan dan ini baru beberapa bulan setelah pelantikan di September,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, menekankan bahwa meskipun ada dinamika politik akibat PSU, pemerintahan di Palopo harus tetap berjalan dengan baik. Ia meminta agar Pj Wali Kota memastikan pelayanan publik tidak terganggu.

“Pj wali kota jalankan pemerintahan secara normatif, penuhi kebutuhan pelayanan dasar masyarakat dengan sebaik-baiknya, arahkan semua aparat untuk bertindak normatif dan tidak terafiliasi salah satu pasangan calon. Netralitas itu dijaga,” kata Jufri.

Baca Juga : Didukung OKP, Darsuni “Bung ONI” Siap Mencalonkan Ketua KNPI Palopo

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menghadapi PSU. Menurutnya, ketidaknetralan ASN bisa berpotensi menimbulkan perpecahan di dalam birokrasi.

“Kalau ASN sudah pecah, saya tidak tahu lagi apa yang terjadi karena ASN itu perekat keutuhan bangsa selain TNI-Polri,” tegasnya.

Dengan pernyataan ini, pemerintah provinsi memastikan stabilitas pemerintahan Kota Palopo tetap terjaga hingga PSU selesai dan wali kota definitif resmi dilantik.

Baca Juga : Dulu Jalan Kaki Jemput Laundry, Sekarang Punya Motor dan Karyawan Sendiri! Begini Perjalanan Ibu Rabasia Bersama PNM

Penulis: Nursinta

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

Tag : palopo
KomentarAnda