HARIAN.NEWS, JENEPONTO – Pj Bupati Jeneponto Bersama Kapolres, Dandim 1425 Jeneponto, Perwakilan dari Kajari Jeneponto, Perwakilan Bulog Jeneponto, dan Unsur Forkompimda melakukan Sidak di Pasar Induk Karisa guna memastikan ketersediaan bahan pokok selama Ramadan hingga menjelang hari raya idul Fitri 1445 H.
PJ Bupati Jeneponto Junaedi langsung melakukan pengecekan harga-harga bahan sembako serta berbincang-bincang kepada para pedagang.
Baca Juga : Perkuat Akuntabilitas, Jeneponto dan Takalar Bahas Teknis Pelaporan Program Strategis Nasional
“Untuk ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat, Alhamdulillah ada tidak ada yang kurang. Terkait harga sejauh ini tidak ada yang mengalami kenaikan secara signifikan,” ujar Junaedi menyimpulkan dari hasil perbicangannya dengan pedagang, Kamis (14/3/2024).
Orang nomor satu di Kabupaten Jeneponto yang berjuluk Butta Turatea itu juga memastikan bahan pokok yang tersedia di pasar memiliki kualitas yang baik.
“Kita juga tadi sudah melakukan pemantauan terhadap daging, bawang merah, cabai, minyak goreng, ikan, bahkan sampai dengan tahu. Alhamdulillah barang-barangnya memiliki kualitas yang bagus semua,” ungkapnya.
Baca Juga : Mudik Lebaran 2026, Indosat Antisipasi Lonjakan Trafik 53 Persen di Jeneponto
Salah satu pedagang, Mansyur Dg Jalling mengatakan ketersediaan bahan pokok di bulan Ramadhan menjelang Idul Fitri aman.
“Insyallah aman, termasuk ketersediaan daging dan ayam serta barang lainnya, kita masih memiliki ketersediaan stok di gudang,” ucapnya.
Mansyur juga menyebutkan, suplai sayuran dari Jeneponto dan dari kabupaten tetangga juga sejauh ini lancar, sehingga tidak ada yang mengalami kenaikan harga secara signifikan.
Baca Juga : Komisi IV DPRD Jeneponto Tanggapi Polemik Penonaktifan KIS BPJS
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kab Jeneponto Manrancay Sally mengatakan, bahwa harga bahan pokok masih stabil dan tidak mengalami kenaikan signifikan dibanding beberapa tahun lalu dan itu dapat dipastikan akan bertahan hingga hari raya idul firti.
“Kami menyarankan agar para pedagang tidak memainkan harga saat ini agar tidak menimbulkan kekhawatiran masyarakat apalagi di bulan ramadhan tentunya kebutuhan akan bahan pokok akan semakin meningkat” ujarnya.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

