Logo Harian.news

Genangan Capai 1 Meter di Tello Baru, BPBD Makassar Lakukan Evakuasi

Editor : Redaksi Selasa, 24 Februari 2026 11:50
TRC BPBD Makassar turun melakukan evakuasi di banjir setinggi 1 meter di Sermani Tello Baru, Selasa (24/2). (Dok. BPBD)
TRC BPBD Makassar turun melakukan evakuasi di banjir setinggi 1 meter di Sermani Tello Baru, Selasa (24/2). (Dok. BPBD)

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar bergerak cepat merespons banjir dan genangan yang terjadi di sejumlah wilayah Kota Makassar akibat hujan yang mengguyur sejak dini hari, Selasa (24/2/2026).

Tim Reaksi Cepat (TRC) langsung diturunkan untuk melakukan pemantauan, asesmen, serta evakuasi warga terdampak di beberapa titik rawan.

Berdasarkan laporan Posko BPBD per pukul 06.10–07.00 WITA, sejumlah lokasi terpantau mengalami genangan dengan ketinggian bervariasi.

Kecamatan Panakkukang

Baca Juga : Bermain di Kanal Nuri Berujung Duka, Rafatar Ditemukan Tak Bernyawa

Di Jalan Sermani 4, Kelurahan Tello Baru, Panakkukang, ketinggian air mencapai sekitar ±100 sentimeter. TRC melakukan pemantauan intensif dan membantu warga yang membutuhkan pertolongan.

Kecamatan Biringkanaya

Di Kompleks Kodam III (Kotipa XVI–XII), Kelurahan Katimbang, genangan air berkisar antara 0–30 sentimeter. Akses kendaraan di lokasi tersebut untuk sementara tidak dapat dilalui.

Kecamatan Manggala dan Sekitarnya

Baca Juga : Petang yang Berubah Duka, Anak 10 Tahun Tenggelam di Kanal Makassar

Sementara itu, di Jalan Kecaping Raya Blok 8, Kecamatan Manggala, genangan mencapai 0–20 sentimeter dan masih dapat dilalui kendaraan.

Di Kelurahan Kapasa RW 6, ketinggian air terpantau sekitar ±30 sentimeter.
Adapun Terowongan Rappokalling mengalami genangan sekitar ±40 sentimeter dan saat ini dalam pengawasan ketat petugas.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, M Fadli Tahar menyampaikan bahwa seluruh personel TRC telah disebar untuk memastikan keselamatan masyarakat.

Baca Juga : Cuaca Ekstrem Sempat Hambat Operasi, Tim SAR Temukan Anak Terseret Ombak di Hari Kedua Pencarian

“Personel kami melakukan evakuasi bagi warga yang membutuhkan bantuan, asesmen cepat di lokasi terdampak, serta memastikan tidak ada korban jiwa. Kami juga terus memantau tinggi muka air melalui sistem Early Warning System (EWS) dan Automatic Water Level Recorder (AWLR),” ujar Fadli dalam keterangannya.

BPBD juga berkoordinasi dengan pihak kecamatan, kelurahan, serta instansi terkait guna memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat.

Perahu karet dan perlengkapan keselamatan telah disiagakan apabila terjadi peningkatan debit air.
Hingga saat ini, situasi secara umum dilaporkan aman dan terkendali.

Baca Juga : Pemkot Makassar Tingkatkan Siaga Cuaca Ekstrem, Warga Diminta Tunda Aktivitas di Laut

Meski demikian, masyarakat diimbau tetap waspada, menghindari jalur dengan genangan tinggi, serta segera melaporkan kondisi darurat melalui layanan resmi BPBD.

Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan bergerak cepat dalam setiap kondisi kebencanaan demi melindungi keselamatan masyarakat.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda