Logo Harian.news

GP Ansor Pertanyakan Serangan Tempo ke Mentan di Tengah Isu Mafia Pangan

Editor : Redaksi Selasa, 04 November 2025 19:22
GP Ansor Pertanyakan Serangan Tempo ke Mentan di Tengah Isu Mafia Pangan
APERSI

HARIAN.NEWS, JAKARTA – Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor (PP GP Ansor) menyoroti polemik antara media Tempo dan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. Wakil Ketua Umum PP GP Ansor, H. Muh Mabrur, mempertanyakan motif di balik pemberitaan negatif Tempo terhadap Mentan di tengah upaya pemerintah memberantas mafia pangan.

Menurut Mabrur, langkah Menteri Amran menggugat Tempo merupakan tindakan yang wajar dan perlu, agar media tidak semena-mena melakukan framing negatif atau menyebarkan informasi yang tidak benar terhadap lembaga maupun individu.

Baca Juga : Ketua Umum GP Ansor Ziarah ke Makam Ulama di Makassar, Teguhkan Spirit Keulamaan dan Kebangsaan

“Apa yang dilakukan Menteri Amran sesekali perlu dan dibutuhkan agar media tidak seenaknya melakukan framing negatif dan melontarkan fitnah keji ke lembaga maupun perorangan,” ujar Mabrur dalam keterangannya.

Ia menegaskan bahwa kebebasan pers dalam demokrasi tetap memiliki batas nilai dan moralitas.

“Demokrasi bukan berarti bebas sebebas-bebasnya. Tempo kan sudah divonis bersalah oleh Dewan Pers, artinya Tempo memang keliru dalam hal ini. Jadi jika dibawa ke meja hijau, ya Tempo harus menghadapi itu dengan argumentasi dan fakta-fakta yang kuat,” tegasnya.

Baca Juga : GP Ansor Sulsel Berbagi Takjil di Posko Mudik Banser Makassar

Mabrur juga menilai kinerja Menteri Amran selama ini cukup baik dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

“Beliau membeli gabah petani dengan harga tinggi, stok beras kita melimpah hingga lebih dari 3 juta ton, akhirnya tidak perlu impor. Ini prestasi,” tambahnya dalam siaran pers yang diterima harian.news.

Ia menegaskan bahwa gugatan hukum Mentan terhadap Tempo bukanlah bentuk pembungkaman kritik, melainkan pembelajaran bagi semua pihak, terutama media, untuk tetap objektif dan proporsional dalam pemberitaan.

Baca Juga : Update Gugatan Mentan ke Tempo

“Saya yakin Pak Mentan tidak anti kritik. Beliau pejabat senior, bukan kali ini saja menjabat sebagai menteri. Di era seterbuka sekarang ini, kalau ada pejabat anti kritik, sama saja menggali kuburannya sendiri,” ujar Mabrur.

Lebih lanjut, Mabrur menyarankan agar Tempo lebih fokus melakukan investigasi mendalam terkait isu mafia pangan daripada membuat pemberitaan yang terkesan menyerang individu.

“Pak Amran saat ini sedang gencar melawan mafia pangan. Nah, kenapa saat Mentan lagi giat-giatnya melawan mafia pangan, tiba-tiba Tempo memframing negatif dan jahat ke Mentan? Ini pertanyaan tersendiri, ada apa?” pungkasnya.

Baca Juga : Sengketa Tempo – Kementan, Dewan Pers Ambil Alih Setelah Putusan PN Jaksel

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda