HARIAN.NEWS, BEKASI – Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo, mengkonfirmasi bahwa deklarasi Calon Wakil Presiden ( Cawapres ) yang akan mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres 2024 akan dilaksanakan pada tanggal 23 Oktober 2023 mendatang.
Hashim, yang juga merupakan adik kandung Prabowo Subianto, mengungkapkan informasi tersebut saat menghadiri Deklarasi dan Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Prabowo Mania (PM) 08 Kabupaten Bekasi di Gedung Grand Cazamora, Bekasi, Jawa Barat, pada hari Minggu, 22 Oktober 2023.
Baca Juga : Aklamasi! Menlu Sugiono Jadi Ketum IPSI 2026-2030 Gantikan Prabowo
“Ya, Senin (hari ini, red) 23 Oktober 2023 akan ada deklarasi calon Wakilnya pa Prabowo Subianto, namun saya belum dapat info tempat dan jamnya. Dan, saya dengar jadwal mendaftar ke KPU dilakukan pada hari Rabu, 25 Oktober 2023,” ujar Hashim, yang ditemani oleh Ketua DPP Prabowo Mania 08, Immanuel Ebenezer.
Ketika ditanya tentang pertemuan Gibran Rakabuming Raka di Kertanegara beberapa hari lalu, Hashim yang mengaku tidak hadir dalam pertemuan tersebut menyebut bahwa putra sulung Presiden Joko Widodo telah menjalani silaturahmi dengan para pimpinan partai.
“Saya tidak hadir dalam pertemuan di Kertanegara. Tapi, saya dengar dukungan dari partai politik sudah bulat untuk mendorongnya. Ya, saya dengar juga tidak ada yang keberatan,” ungkapnya.
Baca Juga : Pemerintah Sesuaikan Jadwal Makan Bergizi Gratis Jadi 5 Hari Seminggu
Hashim membantah pendapat sejumlah pihak yang berpendapat bahwa sosok Gibran, yang masih muda, dapat menurunkan elektabilitas Prabowo Subianto.
“Saya lihat dari hasil pemungutan suara elektabilitasnya naik. Prabowo memiliki pengalaman panjang dan juga latar belakang militer serta pengalaman pemerintahan yang cukup luas. Sementara itu, Gibran adalah seorang generasi muda dengan usia 36 tahun, tetapi kita harus ingat bahwa presiden Prancis terpilih, Emmanuel Macron, juga terpilih pada usia 39 tahun.
Minggu lalu, presiden terpilih Ekuador, Daniel Noboa, berusia 35 tahun, dan dari Chile, Gabriel Boric, yang berusia 36 tahun, baru saja dilantik. Saya rasa masalah usia tidak relevan. Banyak generasi muda yang menginginkan pemimpin muda,” tegasnya. ***
Baca Juga : Perkuat Poros Asia Timur, Presiden Prabowo Kunjungi Jepang dan Korea Selatan
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

