Logo Harian.news

Icha Wanita Asal Toraja Dihabisi Pendeta Rudolf: Bukan Pendeta Tetap

Editor : Redaksi Sabtu, 22 Oktober 2022 22:19
[Dok. Batak Selegram]
[Dok. Batak Selegram]

HARIANEWS.COM – Ade Yunia Rizabani Paembonan, wanita asal Toraja, Provinsi Sulsel korban pembunuhan yang dilakukan oleh Christian Rudolf Tobing (36).

Ade Yunia Rizabani atau Icha diduga dibunuh di apartemen Pramuka, Jakarta Timur, pada Senin 17 Oktober 2022.

Icha yang dibunuh rekannya sendiri Christian Rudolf disebut pernah menjadi pendeta muda di gereja GBP Kasih Allah Ministry (KAM), Kota Bogor.

Baca Juga : Kurang dari 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Mutilasi di Bantaeng

Pimpinan gereja GBP KAM, Charles Freddy, mengungkap sosok pendeta muda Christian Rudolf. Pimpinan gereja menyatakan perbuatan Christian Rudolf adalah perbuatan individu dan tak ada kaitannya dengan gereja.

“Baik-baik saja. Tapi tergantung orang yang menilai, saya tidak bisa menyampaikan itu (bagaimana sosok tersangka),” ujar Charles.

Charles mengakui Christian Rudolf pernah menjadi pendeta muda di GBP KAM. Christian Rudolf, kata Charles, mengisi khotbah di GBP KAM sesekali saja.

Baca Juga : 3 Pekan Kasus Pembunuhan Pasutri Aralle, Ini Kata Polda Sulbar

“Kalau dia itu khotbah pun sebulan sekali, bahkan dua bulan sekali, bukan pendeta tetap. Dia itu baru tiga kali (beri khotbah), Jadi tugasnya itu (memberi khotbah) hanya sekali-kali,” kata Charles.

“Jadi dia jadi pendeta muda sejak Maret, sekarang baru tujuh bulan, tidak aktif tiga bulan berarti kan beraktivitas di sini hanya empat bulan,” katanya.

Charles mengaku tidak kenal secara pribadi dengan sosok Christian Rudolf. Ia mengatakan Christian Rudolf hanya datang ke GBP KAM setiap Minggu dengan waktu yang tidak lama.

Baca Juga : Dua Pekan, Pelaku Pembunuhan Pasutri di Aralle Mulai Terungkap?

“Dia kalau datang hari Minggu, kalaupun di sini tidak seharian penuh, paling lama 4-5 jam, terus pulang. Jadi tidak berjam-jam di sini. Seperti biasa, ngobrol sambil ngopi kemudian pulang,” kata Charles.

Untuk keterangan sementara, polisi mengungkap bahwa korban dibunuh karena sakit hati.

Polisi menyebut Christian Rudolf Tobing (36), pembunuh Ade Yunia Rizabani atau Icha yang jenazahnya ditemukan terbungkus plastik hitam di kolong Tol Becakayu, Bekasi, berprofesi sebagai terapis anak berkebutuhan khusus. Bahkan, Christian Rudolf pernah mengenyam pendidikan di Amerika Serikat.

Baca Juga : Ungkap Kasus Tewasnya Pasutri di Aralle, Kapolres Mamasa Bentuk Tim Khusus

“Kerjaan tersangka ini sekarang adalah salah satu terapis untuk anak berkebutuhan khusus,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi kepada wartawan.

Diketahui Ade Yunia merupakan gadis berusia 36 tahun yang lahir pada 23 Juni 1986.

Ia merupakan warga asal Toraja Sulawesi selatan. Ibunya bernama Elisabet Bandaso yang mendengar kabar putrinya meninggal langsung menghubungi Ketua Umum Ikatan Keluarga Toraja Nusantara (IKaTNUS).

Icha ternyata hanya tinggal seorang diri di indekos di kawasan Jakarta Barat.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@harian.news atau Whatsapp 081243114943

Follow Social Media Kami

KomentarAnda