Logo Harian.news

Jadi Tuan Rumah IMC 2023, Taruna Ikrar Obsesi Kembangkan Medical Tourism di Bali

Editor : Redaksi Minggu, 14 Mei 2023 19:47
Jadi Tuan Rumah IMC 2023, Taruna Ikrar Obsesi Kembangkan Medical Tourism di Bali

DENPASAR, HARIAN.NEWS – Bali akan menjadi tuan rumah pertemuan akbar para pelaku kesehatan mulai dari dokter profesional, akademisi kesehatan hingga para pengambil kebijakan.

Pertemuan akbar atau dikenal sebagai International Medical Conference (IMC) 2023, yang akan berlangsung di Bung Karno Convention Centre, Sanur Bali, dari 10-13 November 2023 mendatang. Anggota IMC yang akan datang ke Bali berasal dari 149 negara bahkan lebih.

Ketua panitia Internasional Medical Conference (IMC) 2023 Prof Taruna Ikrar mengatakan hal tersebut agar Bali selain menjadi tujuan wisata dunia, juga sebagai pusat perobatan masyarakat dunia.

Baca Juga : Indonesia–Singapura Perkuat Kolaborasi Pengawasan Obat dan Makanan, BPOM RI Terima Apresiasi WHO Listed Authority dan HUT ke-25

“Bali ini nomor satu destinasi pariwisata, jadi kenapa tidak menggabungkan aspek medis ini? Kami menginginkan ada jembatan yang menjadi destinasi tidak saja kuat secara destinasi, tapi juga medis,” terangnya.

Apalagi, menurut pengamatan Prof Taruna Ikrar, setiap tahun hampir sekitar 1,5 juta penduduk Indonesia yang ke luar negeri untuk berobat dan berwisata. Dan bisa menghabiskan ratusan triliun karena berobat di luar.

Apalagi saat ini Bali sudah punya Kawasan Ekonomi Khusus Kesehatan di Sanur. Sehingga tinggal dikembangkan menjadi platform unggulan dalam pertukaran, inovasi, dan pembelajaran di bidang kesehatan serta menjadi zona kesehatan dunia.

Baca Juga : Taruna Ikrar: BPOM dan Baharwathan Kemhan Perkuat Sinergi Kemandirian Farmasi, Dukung Ketahanan Nasional

Prof Taruna Ikrar berkeyakinan bahwa jika Bali sudah menjadi zona kesehatan dunia, maka para dokter profesional asal Indonesia yang bekerja di luar negeri pasti akan kembali.

Selain itu masyarakat Indonesia tidak lagi harus jauh-jauh ke luar negeri karena semua jenis pengobatan dengan teknologi canggih sudah ada di Bali.

“Saya pikir kesehatan dan pariwisata adalah industri buatan manusia. Artinya kedua bidang besar itu harus kita ramu. Jadi IMC akan menjadi ‘melting pot’ bagi Bali dan Indonesia,” tambahnya.

Baca Juga : Taruna Ikrar Bekerja Senyap Sebagai Saudara di Padang, Tanam Pohon, Dirikan Posko BPOM Peduli, dan Pastikan Stok Obat Instalasi Farmasi Aman

Untuk diketahui Konferensi tersebut didukung oleh Kementrian Luar Negeri, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Kementerian Kesehatan, Kementerian Investasi, BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), dan Pemerintah Provinsi Bali.

Sekretaris IMC 2023 Levie Lantu mengatakan pihaknya merasa antusias karena dapat menyebabkan IMC di Bali dan akan tetap di Bali.

“Kami sangat antusias untuk menyelenggarakan International Medical Conference 2023 di Bali, Indonesia, dan mempertemukan pemikir-pemikir terbaik di bidang kesehatan untuk berbagi pengetahuan dan keahlian mereka,” tandas Levie.

Baca Juga : Kepala BPOM RI Taruna Ikrar Resmikan Gedung Fakultas Farmasi dan Pancasila Pharmaceutical Industry Universitas Pancasila

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda