HARIAN.NEWS – Momen Presiden Jokowi mengundang bakal capres Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan ke Istana Merdeka Jakarta, mendapat banyak sorotan publik.
Ajakan makan siang dari Presiden Jokowi pada Ganjar, Prabowo, dan Anies tersebut dinilai sejumlah pihak sebagai hal positif atau bisa juga negatif.
Pakar komunikasi Stikosa AWS, Dr Jokhanan Kristiyono. Mengatakan bahwa momen akrab Presiden Jokowi dan bakal capres dapat menjadi sebuah tradisi yang baik.
Baca Juga : Presiden Prabowo ‘Sulap’ Pulau Miangas: Starlink untuk Setiap KK
Menurutnya, hal tersebut sebagai langkah positif menuju rekonsiliasi, kolaborasi, dan kerja sama.
Menurutnya, citra positif dapat tercipta jika pertemuan tersebut dilakukan secara terbuka atau transparan.
Pertemuan akrab Jokowi dengan 3 bakal capres di Istana tersebut diharapkan disertai niat baik, untuk mencapai tujuan bersama yang lebih besar.
Baca Juga : Rayakan HUT Pertama, AJP Angkat Semangat dan Budaya Makassar “Parakatte Ji”
Adapun citra negatif dari pertemuan tersebut berpotensi sebagai tindakan politik pragmatis.
Pertemuan para tokoh tersebut berpotensi sebagai upaya pencitraan untuk kepentingan politik pribadi.
Menarik untuk diketahui, bahwa momen makan siang Presiden Jokowi dengan 3 bakal capres tersebut, di saat rakyat tengah dihadapkan dengan harga beras yang merangkak naik.*
Baca Juga : Merger Gerindra – NasDem dan Nasib Anies di Pilpres 2029: Peluang atau Jalan Buntu?
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
