HARIAN.NEWS – Momen Presiden Jokowi mengundang bakal capres Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan ke Istana Merdeka Jakarta, mendapat banyak sorotan publik.
Ajakan makan siang dari Presiden Jokowi pada Ganjar, Prabowo, dan Anies tersebut dinilai sejumlah pihak sebagai hal positif atau bisa juga negatif.
Baca Juga : Belum ke NTT, Prabowo Hadir di Acara Akad Nikah
Pakar komunikasi Stikosa AWS, Dr Jokhanan Kristiyono. Mengatakan bahwa momen akrab Presiden Jokowi dan bakal capres dapat menjadi sebuah tradisi yang baik.
Menurutnya, hal tersebut sebagai langkah positif menuju rekonsiliasi, kolaborasi, dan kerja sama.
Menurutnya, citra positif dapat tercipta jika pertemuan tersebut dilakukan secara terbuka atau transparan.
Baca Juga : Aturan Ganjil Genap Jakarta 2026: Jadwal, 25 Ruas Jalan, dan Kendaraan yang Dikecualikan
Pertemuan akrab Jokowi dengan 3 bakal capres di Istana tersebut diharapkan disertai niat baik, untuk mencapai tujuan bersama yang lebih besar.
Adapun citra negatif dari pertemuan tersebut berpotensi sebagai tindakan politik pragmatis.
Pertemuan para tokoh tersebut berpotensi sebagai upaya pencitraan untuk kepentingan politik pribadi.
Baca Juga : Usai Lampung Jokowi Gas Safari Politik ke NTT
Menarik untuk diketahui, bahwa momen makan siang Presiden Jokowi dengan 3 bakal capres tersebut, di saat rakyat tengah dihadapkan dengan harga beras yang merangkak naik.*
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
