Logo Harian.news

Kabinet Gemuk Presiden Prabowo dan Anggaran yang Membengkak

Editor : Dodi Budiana Kamis, 24 Oktober 2024 14:17
Karikatur Presiden Prabowo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani (Dodi/harian.news)
Karikatur Presiden Prabowo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani (Dodi/harian.news)

HARIAN.NEWS – Pembagian jabatan menteri dan wakil menteri yang tidak sedikit di Kabinet Presiden Prabowo Subianto dinilai berpotensi menciptakan pemborosan anggaran yang signifikan.

Dengan adanya “kabinet gemuk” di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, maka ke depan pemerintah perlu menyiapkan anggaran gaji, mobil dinas, hingga tunjangan para menteri dan wakil menteri.

Baca Juga : Hari Lahir Pancasila 2026: Prabowo Tegaskan Transformasi Bangsa

Peneliti Center of Economic and Law Studies, Galau D Muhammad. Mengatakan bahwa semakin banyaknya menteri dan wakil menteri maka akan mengakibatkan pembengkakan anggaran belanja negara, termasuk gaji para staf pendukung, pengadaan mobil dinas, fasilitas kantor, hingga pembayaran gaji pensiun.

Menurut Galau, semua tanggungan ini semakin memperparah kerentanan fiskal akibat jatuh tempo hutang dan turunnya penerimaan pajak pada tahun mendatang.

Dalam analisanya Celios mencatat, dari seluruh pengeluaran kabinet gemuk Presiden Prabowo akan mengundang potensi pembengkakan anggaran hingga Rp1,95 triliun selama 5 tahun ke depan.

Baca Juga : Prabowo Tegas Basmi Backing Hijau-Coklat: Rakyat Diminta Rekam Video

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Penulis : Dodi Budiana

Follow Social Media Kami

KomentarAnda