Gebrakan Emansipasi: 17 Polwan Ditunjuk Jadi Kapolres
Frasa “mutasi besar-besaran” kali ini juga menjadi momentum emansipasi gender di tubuh Polri. Total 45 personel Polwan mendapatkan promosi jabatan. Yang paling mencolok, 17 di antaranya dipercaya menjabat sebagai Kapolres setingkat IIIA2.
Baca Juga : Kapolri Mutasi Besar-besaran, 13 Kapolres Polda Sulsel Diganti
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa penempatan Polwan di jabatan strategis ini merupakan bukti nyata komitmen Polri menerapkan sistem meritokrasi tanpa diskriminasi gender.
“Peningkatan peran Polwan menunjukkan komitmen Polri terhadap pengembangan SDM yang profesional, berintegritas, dan berbasis kompetensi tanpa membedakan gender,” tegas Trunoyudo.
Evaluasi Merit dan Pengembangan Karier
Baca Juga : Bakal Seru! Bareskrim Akan Ungkap Hasil Gelar Perkara Khusus Dugaan Pemalsuan Akta
Trunoyudo menambahkan bahwa seluruh kebijakan mutasi ini murni dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi, sistem merit, serta evaluasi kinerja berkelanjutan.
Selain promosi dan rotasi, mutasi ini juga mencakup pengukuhan jabatan terhadap delapan personel. Polri juga menempatan 68 lulusan terbaik dari Dikbangti dan program S3 STIK, serta memberangkatkan 37 personel untuk mengikuti pendidikan pengembangan manajemen tahun anggaran 2026.
“Mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk meningkatkan profesionalisme dan efektivitas pelayanan kepada masyarakat. Diharapkan personel yang mendapat amanah baru dapat segera beradaptasi dan memberikan kontribusi terbaik,” pungkasnya.***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
