Logo Harian.news

Kepolosan Anak Pesisir Makassar saat Bertemu Menteri: Minta Beasiswa di Depan I Gusti Ayu Bintang

Editor : Rasdianah Kamis, 28 Maret 2024 15:24
Sakina, Siswi Sekolah nonformal Anak Percaya Diri (SAPD) pada Kelompok Wanita Nelayan (KWN) Fatimah Az-Zahra Shelter Pattingalloang di Kecamatan Ujung Tanah, Makassar. Foto: HN/Sinta
Sakina, Siswi Sekolah nonformal Anak Percaya Diri (SAPD) pada Kelompok Wanita Nelayan (KWN) Fatimah Az-Zahra Shelter Pattingalloang di Kecamatan Ujung Tanah, Makassar. Foto: HN/Sinta

 

HARIAN.NRWS, MAKASSAR – Kepolosan nampak pada Sakina (12) saat bertemu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) RI, I Gusti Ayu Bintang Darmawati.

Sakina yang merupakan salah satu anak pesisir yang belajar di Sekolah nonformal Anak Percaya Diri (SAPD) pada Kelompok Wanita Nelayan (KWN) Fatimah Az-Zahra Shelter Pattingalloang di Kecamatan Ujung Tanah, Makassar ini, tanpa batas dan tak canggung meminta beasiswa pendidikan di depan Menteri I Gusti Ayu, sapaan Menteri P3A.

Baca Juga : Kunjungi Shelter di Pattingalloang, Menteri P3A Puji Tiga Program Pemberdayaan Perempuan Makassar

“Harapan saya, semoga ada beasiswa untuk kami di sini (SAPD, Az-Zahra),” ujarnya saat diberikan kesempatan menyampaikan harapan.

Sakina merupakan anak didik di sekolah non formal Shelter Warga Pattingalloang, Barukang III.

Kepada Harian.News, Sakinah bercerita keinginannya untuk menjadi seorang dokter sehingga perlu mendapatkan dukungan beasiswa.

Baca Juga : Dorong Korban “Dare to Speak Up”, Kementerian P3A Buka Layanan Hotline 129

“Saya mau jadi dokter, jadi minta tolong ke ibu menteri tadi,” ujarnya dengan polos.

Tak memikirkan diri sendiri, Sakinah juga berharap seluruh sahabatnya juga mendapatkan beasiswa dari pemerintah.

“Ada juga teman-teman, kita semua juga mau beasiswa biar bisa dapat (gapai) cita cita,” lanjut anak perempuan yang ramah senyum tersebut.

Tak hanya itu, Ia juga berharap Kementerian P3A untuk membantu meningkatkan kualitas dan ikut mengambil peran dalam meningkatkan tempat yang saat ini Ia sebut sekolah.

“Semoga tempat ini tetap ada, semoga ibu (Menteri) juga bisa bantu tempat (sekolah) kami berkembang lebih baik,” ujar Sakinah.

Menteri P3A RI, I Gusti Ayu Bintang Darmawati mengatakan, terkait harapan Sakinah, pihaknya tidak memiliki kewenangan memberikan beasiswa.

“Jadi soal harapan anak anak, kami belum mendapat kewenangan menyediakan beasiswa, bukan bagian kami, tapi ada bagian pendidikan untuk melihat itu, karena kan anak anak disini (shelter) juga punya sekolahkan, nanti di situ (sekolahnya formal),” ujarnya.

Akan tetapi pihaknya berusaha menawarkan solusi terkait hal tersebut, salah satunya bekerjasama dengan pertamina.

“Jadi nanti ada itu dana CSRnya dan itu fleksibel, jadi ketua shelter, kadia DP3A untuk mencatat secara detail siapa siapa yang ada didalam dan membutuhkan apa,” ujarnya.

“Kan sebenarnya shelter pattingalloang juga sudah didukung pertamina juga, artinya semakin baik setiap saatnya,” lanjutnya.

Selain itu, terkait ikut mengambil peran dalam pengembangan shelter, pihaknya selalu siap. Untuk itu, anak anak dan perempuan yang ada didalam KWN Az-Zahra harus berdaya dan mengembangkan potensi.

“Itu kuncinya, anak anak dan semuanya harus berkarya,” tandasnya.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@harian.news atau Whatsapp 081243114943
Penulis : NURSINTA

Follow Social Media Kami

KomentarAnda