Logo Harian.news

Kunker di Makassar, Menko Zulkifli Hasan Sampaikan Pesan Presiden Prabowo

Editor : Redaksi Jumat, 17 Januari 2025 17:00
Suasana Menko Pangan Zulkifli Hasan Tinjau Program MBG di Paud Asoka Makassar, Foto: Sinta/Sinta.
Suasana Menko Pangan Zulkifli Hasan Tinjau Program MBG di Paud Asoka Makassar, Foto: Sinta/Sinta.
APERSI

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan berharap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah pusat mampu meningkatkan IQ anak-anak bangsa.

Hal tersebut disampaikan Menko Zulkifli Hasan saat meninjau jalannya program MBG di PAUD Terpadu Asoka Kota Makassar, Jalan Perintis Kemerdekaan RI, Jumat (17/1/2025).

Baca Juga : 2.162 SPPG Tutup Sementara, Ini Daftar Pelanggarannya

Dalam kunjungan kerjanya Menko Zulkifli Hasan didampingi Menteri Perdagangan Budi Santoso, Pj Gubernur Sulsel Prof Fadjry Djufry, dan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto.

Menko Zulkifli juga menyampaikan pesan Presiden RI Prabowo Subianto yang menginginkan gizi anak Indonesia terpenuhi melalui program MBG ini.

“Kalau gizinya cukup, maka tumbuh berkembang dengan sehat Sehingga generasi yang akan datang diharapkan IQ-nya rata-rata di atas 120. Kalau 120 ke atas, baru kita mewujudkan Indonesia menjadi negara maju. Salam dari bapak presiden,” ucap Menko Zulkifli Hasan.

Baca Juga : Program MBG 2026: Daerah 3T Dapat Jatah Makan 6 Hari, Ini Alasannya

Menu MBG di PAUD Terpadu Asoka, ada nasi, ayam kecap, sop wortel, hingga susu. Menko Zulkifli pun berdialog dengan hangat, menanyakan tanggapan mereka dengan adanya program ini.

Anak-anak tampak antusias menjawab pertanyaan Menko Pangan Zulkifli Hasan. Termasuk menjawab saat ditanya sudah sarapan dengan jawaban polos anak-anak.

“Tadi saya tanya anak-anak kalau ayam, di Kota Makassar lebih suka ikan, kalau di Jawa lebih suka ayam. Jadi tiap daerah beda-beda,” ujarnya.

Baca Juga : Pemerintah Sesuaikan Jadwal Makan Bergizi Gratis Jadi 5 Hari Seminggu

Beragam jenis sajian menu makanan yang menjadi kesukaan anak-anak, lanjut Menko Zulkifli Hasan tetap harus menjadi perhatian. Itu agar makanan yang disajikan dimakan dengan lahap.

“Saya kira itu yang harus menjadi perhatian kita, bahwa memang beda-beda. Ada yang suka telur, ada suka ayam, tempe orak-arik, namanya anak-anak. Tapi yang paling penting adalah ada dari ahli gizi harus memenuhi standar gizinya,” tutur Zulkifli.

Selain itu standar gizi dari ahlinya juga menjadi perhatian, bukan hanya sekadar suka atau tidak suka. Sehingga dapat mencetak generasi emas di masa yang akan datang.

Baca Juga : BAN-PDM Sulsel Tetapkan 10 Program Kerja Akreditasi Tahun 2026

“Tentu kalau gizi ada protein, karbohidrat, artinya itu ada sayur-sayuran, buahnya, ada karbo-nya dan proteinnya,” ujarnya.

“Kalau selera, proteinnya belum cukup nanti waktu diuji setelah 5 tahun tidak memenuhi yang kita harapkan, ukuran kecerdasannya dll. Jadi dari ahli gizi itu ada standar yang harus dipenuhi sehingga bisa memenuhi kebutuhan minimal,” tambah Menko Zulkifli.

Sementara itu, walibKota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mendukung keberlangsungan program MBG dari Pemerintah Pusat.

Pemberian makanan bergizi bagi anak-anak menjadi bekal untuk menciptakan generasi penerus bangsa yang unggul demi Indonesia maju.

“Seperti yang tadi disampaikan pak Menko bahwa harapan kita ke depan, IQ anak-anak kita bisa di atas rata-rata 120. Ini tentunya menjadi harapan kita bersama, bagaimana nasib bangsa ke depan ditentukan oleh kebijakan kita hari ini,” tuturnya.

Penulis: Nursinta 

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda