Logo Harian.news

Mahfud MD: KPU Tak Layak Gelar Pilkada

Editor : Rasdianah Senin, 08 Juli 2024 13:20
Mahfud MD. Foto: ist
Mahfud MD. Foto: ist

HARIAN.NEWS, JAKARTA – Mantan Menko Polhukam Mahfud MD turut mengomentari kondisi Komisi Pemilihan Umum (KPU) pasca Ketuanya, Hasyim Asy’ari, diberhentikan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) dari jabatan tersebut. Hasyim diberhentikan DKPP karena kasus asusila.

Mahfud mengaku terkejut dengan keputusan DKPP yang memecat Hasyim dari jabatan Ketua maupun Anggota KPU. Ia menilai KPU saat ini tidak layak menggelar Pilkada 2024.

“Secara umum KPU kini tak layak menjadi penyelenggara pilkada yang sangat penting bagi masa depan Indonesia. Pergantian semua komisioner KPU perlu dipertimbangkan tanpa harus menunda Pulkada (Pilkada) November mendatang,” kata Mahfud di akun X miliknya, Minggu (7/7/2024).

Baca Juga : Diberhentikan dari Jabatan Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari Senasib Arief Budiman

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu mengatakan kondisi KPU saat ini tidak berpengaruh dengan hasil pilpres maupun pileg. Sebab dua hal itu sudah selesai, sengketanya sudah diputus MK.

“Pilpres dan Pilleg (Pileg) 2024 sebagai hasil kerja KPU sekarang sudak (sudah) selesai, sah, dan mengikat,” ujar Mahfud.

“Ada vonis MK No. 80/PUU-IX/2011 yang isinya ‘jika komisioner KPU mengundurkan diri maka tidak boleh ditolak atau tidak boleh digantungkan pada syarat pengunduran itu harus diterima oleh lembaga lain’. Ini mungkin jalan yang baik jika ingin lebih baik,” tuturnya.

Baca Juga : Jadi Plt Ketua KPU Gantikan Hasyim Asy’ari, Afifuddin: Innaalillahi wa innailaihi raajiun

“Pasca putusan DKPP memecat Ketua KPU Hasyim Asy’ari kita terus terkaget-kaget dengan berita lanjutannya. Info dari obrolan sumber Podcast Abraham Samad SPEAK UP, setiap komisioner KPU sekarang memakai 3 mobil dinas yang mewah, ada juga penyewaan jet (untuk alasan dinas) yang berlebihan, juga fasilitas lain jika ke daerah yang (maaf) asusila. DPR dan Pemerintah perlu bertindak, tidak diam,” ucap Mahfud.

Sebagai informasi, saat menjadi Ketua KPU, Hasyim Asy’ari diberhentikan usai terbukti lewat sidang putusan DKPP karena melakukan tindak asusila kepada korban perempuan berinisial CAT.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@harian.news atau Whatsapp 081243114943

Follow Social Media Kami

KomentarAnda