Logo Harian.news

Next Goal Resmi Jalan, 500 Talenta Sepak Bola Putri Indonesia Disiapkan

Editor : Redaksi Selasa, 07 April 2026 20:21
Indonesia gandeng Prancis dalam memperkuat sepakbola wanita. (Dok. PSSI)
Indonesia gandeng Prancis dalam memperkuat sepakbola wanita. (Dok. PSSI)

HARIAN.NEWS – Indonesia dan Prancis mempererat kerja sama di bidang olahraga melalui peluncuran program Next Goal, sebuah inisiatif strategis yang berfokus pada pengembangan sepak bola perempuan di Tanah Air.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari kelanjutan semangat Olimpiade dan Paralimpiade Paris 2024, sekaligus menyongsong Piala Dunia FIFA 2026. Program tersebut didukung bersama oleh Kedutaan Besar Prancis di Indonesia, Fédération Française de Football (FFF), serta Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Kemitraan ini tidak hanya menitikberatkan pada peningkatan kualitas olahraga, tetapi juga mendorong pemberdayaan generasi muda, kesetaraan gender, dan penguatan diplomasi olahraga jangka panjang.

Mendorong Kesetaraan di Dunia Sepak Bola

Baca Juga : FIFA Matchday 2026: Garuda Berburu Lawan Kelas Dunia, Italia Kandidat Kuat

Sepak bola memiliki daya tarik luar biasa secara global, termasuk di Indonesia dan Prancis. Namun, di balik popularitasnya, sepak bola perempuan masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari terbatasnya akses pelatihan hingga minimnya peluang karier profesional dan kepemimpinan.

Melalui program Next Goal, kedua negara berupaya menjawab tantangan tersebut dengan memperkuat kemampuan teknis pemain, meningkatkan kapasitas pelatih, serta membangun sistem tata kelola yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Program ini juga melanjutkan keberhasilan inisiatif Bola d’Or Indonesia yang diluncurkan pada 2024. Program tersebut berfokus pada pencarian dan pembinaan talenta muda melalui beasiswa, pelatihan elit, serta akses pendidikan.

Baca Juga : Prancis Apresiasi Capaian Ketahanan Pangan Indonesia, Siap Perkuat Kerja Sama Pertanian

Jika sebelumnya lebih menekankan pada pencarian bakat, Next Goal kini memperluas cakupan ke penguatan sistem dan ekosistem sepak bola perempuan secara menyeluruh.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyambut positif kolaborasi ini. Ia menegaskan bahwa kemajuan sepak bola tidak hanya diukur dari prestasi tim nasional, tetapi juga dari sejauh mana kesempatan setara diberikan kepada semua, termasuk perempuan.

Menurutnya, kerja sama dengan Prancis menjadi momentum penting untuk belajar dari negara dengan tradisi sepak bola kuat, sekaligus memperkuat pembinaan pemain, pelatih, dan tata kelola olahraga di Indonesia.

Program Menyeluruh dari Pemain hingga Manajemen

Baca Juga : Ketergantungan Batu Bara Hambat Transisi Energi Indonesia

Program Next Goal dirancang untuk menjangkau lebih dari 500 peserta secara langsung, serta memberi dampak lebih luas melalui transfer pengetahuan.

Beberapa fokus utama program ini meliputi:

1. Pengembangan Pemain Sebanyak 400 pemain putri usia 7–12 tahun akan mengikuti Grassroots Festival di Indonesia. Selain itu, 19 pemain Timnas U-17 Putri akan menjalani training camp bersama pelatih asal Prancis. Materi pelatihan mencakup aspek teknis, taktis, hingga psikologis, ditambah pengalaman kunjungan budaya ke Prancis.

Baca Juga : Bagini Tips Berkendara Selama Ramadan Ala YRA Indonesia

2. Peningkatan Kapasitas Pelatih Sebanyak 60 pelatih akan mendapatkan pelatihan di Indonesia, sementara lima pelatih terpilih berkesempatan mengikuti program imersif di Prancis. Materi yang diberikan mencakup metode pelatihan modern, pendekatan inklusif, serta perencanaan pengembangan jangka panjang.

3. Manajemen dan Tata Kelola Olahraga Program ini juga melibatkan 25 peserta perempuan di Jakarta yang akan dibekali pengetahuan terkait kepemimpinan, administrasi, dan manajemen olahraga. Selain itu, mereka akan mempelajari struktur kompetisi sepak bola perempuan serta berdialog langsung dengan pemangku kepentingan di Prancis.

Agenda di Bandung dan Prancis

Sebagai bagian dari implementasi program, kegiatan coaching clinic dan lokakarya akan digelar pada 11–12 April 2026 di Lapangan Sidolig, Bandung. Kegiatan ini menghadirkan instruktur dari Akademi Sepak Bola Prancis, termasuk Jean-Claude Lafargue dan Ludovic Debru.

Sejumlah pemain juga dijadwalkan turut ambil bagian, di antaranya Zahra Muzdalifah, Syafia Chorlienka, Laita Roati, serta pemain Persib Bandung, Layvin Kurzawa.

Sementara itu, sesi lanjutan di Prancis akan berlangsung pada 3–9 Mei 2026. Kegiatan ini mencakup pelatihan di pusat pelatihan nasional FFF di Clairefontaine, serta kunjungan ke kantor FFF dan FIFA di Paris.

Menuju Kerja Sama Jangka Panjang

Selain pelatihan teknis, program ini juga diarahkan untuk mendorong penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara FFF dan Garuda Academy, sekaligus menyusun peta jalan kerja sama olahraga antara Indonesia dan Prancis.

Melalui langkah ini, kedua negara berharap dapat memperkuat fondasi sepak bola perempuan di Indonesia, sehingga mampu bersaing lebih kompetitif di tingkat regional maupun internasional di masa mendatang.

Kalau mau, saya bisa bantu bikin versi lebih “tajam” untuk angle berita utama atau versi lebih pendek untuk portal cepat.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda