Logo Harian.news

Pemkab Sinjai Percepat Penurunan Stunting dengan Audit Kasus Tahap II

Editor : Andi Awal Tjoheng Jumat, 22 November 2024 13:49
Audit kasus Stunting Tahap II yang digelar DP3AP2KB Sinjai di Aula Hotel Srikandi Sinjai |Ist
Audit kasus Stunting Tahap II yang digelar DP3AP2KB Sinjai di Aula Hotel Srikandi Sinjai |Ist
APERSI

HARIAN.NEWS, SINJAI – Pemkab Sinjai terus berupaya keras dalam upaya percepatan penurunan angka stunting. Salah satu langkah konkrit yang dilakukan adalah melalui pelaksanaan audit kasus stunting tahap II yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Sinjai, Kamis (21/11/2024).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Pertemuan Hotel Srikandi ini dibuka secara resmi oleh Kepala DP3AP2KB Sinjai, Janwar dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk perangkat daerah, Camat, Kepala Desa, Kepala Puskesmas, Tim Penggerak PKK, penyuluh KB, serta petugas gizi puskesmas.

Baca Juga : Sekda Sinjai Jamin Tak Ada Pengurangan Peserta BPJS di Daerahnya

Dalam sambutannya, Kepala DP3AP2KB Janwar menjelaskan bahwa audit ini bertujuan untuk mengkaji kasus yang beresiko stunting yang ditemukan di lapangan dan memberikan rekomendasi intervensi pencegahan yang sesuai.

“Kegiatan ini merupakan proses penilaian terhadap kasus yang ditemukan. Dengan melibatkan tim ahli, kami ingin memastikan apakah kasus-kasus tersebut termasuk dalam kategori stunting atau tidak,” jelasnya.

Pada tahap kedua audit ini, telah teridentifikasi tujuh kasus yang melibatkan balita berisiko stunting, ibu hamil dan ibu pasca melahirkan.

Baca Juga : Pemkab Sinjai Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual, Gandeng Kemenkum Sulsel

“Dengan ditemukannya tujuh kasus risiko stunting pada tahap kedua ini, yang meliputi 4 orang baduta, 2 orang ibu hamil, dan 1 orang ibu pasca melahirkan,” ungkap Janwar.

Ia berharap intervensi yang dilakukan dapat mencegah ketujuh kasus ini berkembang menjadi stunting, sebagai bentuk komitmen bersama untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Sinjai.

Janwar menyebutkan bahwa buruknya sanitasi, terbatasnya akses air bersih dan rendahnya kesadaran akan perilaku hidup bersih dan sehat merupakan faktor-faktor utama yang meningkatkan risiko stunting di Sinjai.

Baca Juga : Kasus SPAM di Sinjai Menanti Waktu, Siapa TAPD yang Bakal Jadi Tersangka?

Pemkab Sinjai telah mengambil langkah nyata dalam pencegahan stunting dengan melibatkan berbagai dinas terkait. Pj Bupati Sinjai telah memberikan arahan agar semua pihak bersinergi dalam mengatasi masalah ini.

Terakhir, Janwar juga mengajak seluruh perangkat daerah yang terlibat untuk terus bekerja sama dalam mencegah stunting secara menyeluruh.

“Mari kita bergerak bersama untuk masa depan anak-anak kita yang lebih cerah. Melalui sinergi yang kuat, kita pastikan setiap anak di Sinjai tumbuh sehat dan cerdas. Pencegahan stunting adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya. ***

Baca Juga : Pemkab Sinjai dan PT Semen Tonasa Jajaki Kerja Sama Pengelolaan Sampah Berbasis Teknologi RDF

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda