Logo Harian.news

Wamenaker: Serikat Pekerja PLN Harus Jadi Mitra Strategis Manajemen

Editor : Andi Awal Tjoheng Rabu, 10 Juni 2026 19:45
Foto bersama Wamenaker Afriansyah Noor dengan seluruh pengurus Serikat Pekerja PLN yang baru dilantik || {dok_birohumaskemnaker)
Foto bersama Wamenaker Afriansyah Noor dengan seluruh pengurus Serikat Pekerja PLN yang baru dilantik || {dok_birohumaskemnaker)

HARIAN.NEWS, PONTIANAK — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan bahwa Serikat Pekerja PT PLN (Persero) harus mampu berperan sebagai mitra strategis manajemen dalam menghadapi tantangan transformasi digital dan transisi energi yang terus berkembang.

Pesan tersebut disampaikan Afriansyah saat melantik Pengurus DPD dan DPC Serikat Pekerja PT PLN (Persero) se-Unit Ind uk Distribusi (UID) Kalimantan Barat di Pontianak, Rabu (10/6/2026).

Baca Juga : PLN Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Elektrifikasi Sektor Agrikultur

Menurutnya, hubungan industrial modern menuntut pekerja dan pengusaha untuk membangun kemitraan yang kuat demi menjaga keberlangsungan usaha, meningkatkan produktivitas, dan mewujudkan kesejahteraan pekerja.

“Dalam hubungan industrial modern, pekerja dan pengusaha bukanlah pihak yang saling berhadapan. Keduanya adalah mitra yang memiliki tujuan bersama, yaitu menjaga keberlangsungan usaha, meningkatkan produktivitas, serta mewujudkan kesejahteraan pekerja,” ujar Afriansyah.

Sebagai perusahaan yang memegang peran penting dalam sektor energi nasional, lanjut Afriansyah, PLN dituntut terus berinovasi melalui digitalisasi layanan dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia (SDM).

Baca Juga : Wamenaker: Mahasiswa Wajib Punya Sertifikasi Kompetensi, Ijazah Saja Tidak Cukup!

Karena itu, serikat pekerja perlu bersikap adaptif dan tidak lagi memosisikan diri sebagai pihak yang berseberangan dengan manajemen.

Ia menambahkan, serikat pekerja masa kini perlu menjadi mitra dialog strategis ya ng memahami tantangan bisnis serta arah pengembangan perusahaan secara mendalam.

“Segala perbedaan pandangan yang muncul di lapangan harus diselesaikan melalui prinsip dialog sosial, komunikasi terbuka, musyawarah konstruktif, dan penghormatan terhadap mekanisme hukum yang berlaku,” katanya.

Baca Juga : Idul Adha 1447 H, PLN UID Sulselrabar Sembelih 92 Hewan Kurban

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Halaman

Follow Social Media Kami

KomentarAnda