Logo Harian.news

HARIAN KOMUNITAS

Mahasiswa Unhas Latih Warga Laikang Olah Sargassum lewat Program SARGACYCLE

Editor : Andi Awal Tjoheng Minggu, 07 Juni 2026 21:34
Mahasiswa Unhas ubah limbah Sargassum di Takalar jadi eco-enzyme (foto:Tim Mahakarya SARGACYCLE)
Mahasiswa Unhas ubah limbah Sargassum di Takalar jadi eco-enzyme (foto:Tim Mahakarya SARGACYCLE)

HARIAN.NEWS, TAKALAR – Tim Mahasiswa Universitas Hasanuddin yang tergabung dalam Program Mahakarya SARGACYCLE (Transformation of Sargassum to Eco-Enzyme): Transformasi Limbah Makroalga Sargassum sp. Menjadi Eco-Enzyme Multifungsi untuk Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Desa Laikang, Kabupaten Takalar melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan pembuatan eco-enzyme berbahan baku makroalga Sargassum sp. pada Minggu (7/6/2026) di Aula Kantor Desa Laikang, Dusun Laikang, Kabupaten Takalar.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi inovasi mahasiswa dalam menjawab permasalahan lingkungan pesisir, khususnya terkait melimpahnya limbah makroalga Sargassum yang sering terdampar di sepanjang pesisir Desa Laikang.

Baca Juga : Tradisi Mappadekko kian Asing, Gelar Zine Bulukumba Hadirkan Ingatan

Selama ini, keberadaan Sargassum yang terakumulasi di pesisir belum dimanfaatkan secara optimal dan sering kali dianggap sebagai limbah yang mengganggu aktivitas masyarakat.

Melalui program SARGACYCLE, mahasiswa Universitas Hasanuddin berupaya mengubah permasalahan tersebut menjadi peluang melalui pengolahan Sargassum menjadi eco-enzyme multifungsi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini dihadiri oleh masyarakat Desa Laikang, tokoh masyarakat, aparat desa, kelompok masyarakat pesisir, serta para kepala dusun.

Baca Juga : Moratorium Perjalanan Dinas: Akhir dari Wisata Politik Wakil Rakyat?

Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan, mencerminkan tingginya perhatian masyarakat terhadap upaya pengelolaan limbah organik pesisir yang berkelanjutan dan bernilai guna.

Dalam sambutannya, Ketua Program SARGACYCLE, M. Ihram, menjelaskan bahwa program ini lahir dari hasil identifikasi permasalahan lingkungan yang ada di wilayah pesisir Desa Laikang.

“Program ini hadir berangkat dari permasalahan limbah organik pesisir yang belum terkelola dengan baik. Kami mencoba menghadirkan inovasi dengan memanfaatkan limbah makroalga jenis Sargassum menjadi eco-enzyme multifungsi untuk memberdayakan masyarakat Desa Laikang sekaligus sebagai kontribusi nyata dalam mengatasi permasalahan limbah organik yang ada di wilayah pesisir,” ungkapnya.

Baca Juga : Implementasikan Teori, Mahasiswa UIN Alauddin Pelatihan Dakwah di SMAN 16 Bulukumba

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada pengolahan limbah, tetapi juga bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya lokal yang selama ini belum memiliki nilai tambah ekonomi maupun lingkungan.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Halaman
Penulis : RIFQA ANNISA YUSNITA (Tim Mahakarya SARGACYCLE Universitas Hasanuddin)

Follow Social Media Kami

KomentarAnda