Logo Harian.news

Perjalanan ARB 22 Tahun Mengabdi di Makassar Hingga Pensiun Dini

Editor : Redaksi Rabu, 12 Juni 2024 23:32
Perjalanan ARB 22 Tahun Mengabdi di Makassar Hingga Pensiun Dini

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Abdul Rahman Bando (ARB) rupanya memiliki perjalanan panjang mengabdi di pemerintahan Kota (Pemkot) Makassar, Sulawesi Selatan.

Berbagai tantangan dan rintangan ia sudah lalui selama menjalani karir sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemkot selama ini.

“Dimana 22 tahun saya gunakan waktu dan umur saya mengabdi di Makassar,” kata Rahman Bando pada Selasa (11/7/2024) petang.

Baca Juga : Ngopi Sore Bareng KJP Pilwali Makassar: Membandingkan Kekuatan dari Birokrasi ARB atau Irwan Adnan

Pada kesempatan itu, mantan kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar itu menceritakan bahwa dirinya kerap keluar masuk lorong kala bertugas sebagai penyuluh keluarga berencana.

Dalam menjalankan tugasnya, dia memberikan pemahaman kepada Ibu Rumah Tangga (IRT) tentang pasangan usia subur, kelahiran, mengurus anak balita, remaja

“Saya mulai dari bawah, saya mulai dari penyuluh keluarga berencana sekitar 8 tahun di Makassar, keluar masuk lorong meyakinkan ibu ibu pasangan usia subur, bagaimana mengatur kelahiran, kemudian bagaimana mengelola/mengurus anak anak usia balita,” terang pria yang dikenal birokrat santun tersebut.

Baca Juga : Gunakan Outfit yang Sama dengan Indira Yusuf, ARB: Tanda-tanda Jodoh

“Bagaimana mendidik anak-anak usia remaja sampai bagaimana hidup berkualitas dalam satu rumah tangga yang sakinah mawadah warahmah,” tambahnya.

Setelah mengabdi selama delapan tahun menjadi penyuluh KB, dia mendapat kenaikan jabatan menjadi kepala seksi, kemudian dipromosikan menjadi sekretaris badan KB, Plt. kepala Badan KB, Kepala Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Kelautan Perikanan Pertanian dan Peternakan, Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian Kemudian Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar.

Rahman mengungkapkan bahwa perjalanan karirnya mulai dari bawah. Dirinya sangat menekuni dan mencintai pekerjaan yang diamanahkan.

Baca Juga : Selain Andalan, ARB Juga Rudal ‘Nakal’ Rusak Pohon Pakai Paku

“Kurang lebih ada enam dinas saya tempati bertugas, lima diantaranya saya pernah pimpin. Saya betul-betul mulai dari bawah mengabdi lalu sampai jabatan yang selalu di idam-idamkan oleh ASN yaitu eselon II,” tuturnya.

Kemudian memutuskan pensiun dini kemudian bertarung di Pilwalkot 2020:

Tepatnya pada 2020 lalu, pria yang sering dikenal RB (Rahman Bando) memilih pensiun dini dari PNS.

Baca Juga : ARB, Bakal Cawalkot Makassar Pertama yang Mengembalikan Formulir Pendaftaran di PKB Makassar

Jalan itu ia ambil lantaran masuk menjadi calon wakil Walikota Makassar yang berpasangan dengan Munafri Arifuddin (Appi).

“Saya pensiun dini karena maju pada pilkada saat itu,” tutur dia.

Mengambil langkah karena ingin mengabdikan diri untuk masyarakat Makassar.

Namun kala itu ia dan pasangannya belum ditakdirkan menjadi pemenang pilwali makassar. Polwali dimenangkan oleh pasangan Mohammad Ramadhan Pomanto dan Fatmawati Rusdi.

Kembali Niat Maju Mengabdikan Diri untuk Warga Makassar:

Nama Rahman Bando pun kembali masuk radar menjadi salah satu kandidat yang akan bertarung pada Kontestasi Pilkada serentak 2024 ini.

Bahkan ARB sudah melakukan sosialisasi ditingkat masyarakat terkait dirinya kembali bertarung.

“Momentum pilpres telah selesai, akan hadir pesta demokrasi pilkada serentak. Saya mencoba menawarkan diri kepada masyarakat,” ujarnya.

Kendati demikian ia tak ingin jauh membahas soal peluang atau tidak. Namun yang pasti ia ingin mengabdikan diri untuk warga Makassar.

“Saya sudah memperlihatkan gambar, saya sudah sosialisasi di 153 kelurahan, dalam rangka memperkenalkan diri walau pun saya sudah bertarung sebelumnya,” tutupnya.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@harian.news atau Whatsapp 081243114943

Follow Social Media Kami

KomentarAnda