HARIAN.NEWS – Menteri Pertahanan yang juga Capres dari Koalisi Indonesia Maju, Prabowo Subianto. Dihujani kritik terkait alutsista, oleh banyak pihak.
Anggaran tambahan untuk operasional Kementerian Pertahanan yang sumbernya berasal dari utang, menjadi bahan Capres Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo ‘menyerang’ Prabowo Subianto.
Baca Juga : Merger Gerindra – NasDem dan Nasib Anies di Pilpres 2029: Peluang atau Jalan Buntu?
Keputusan pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertahanan di bawah pimpinan Prabowo Subianto, berutang guna belanja alutsista dinilai tidak tepat oleh beberapa pihak, mengingat masih banyaknya kebutuhan rakyat yang perlu dipenuhi saat ini.
Kritikan pun turut terlontar dari Cawapres Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.
Dalam kritikannya, Cak Imin mengatakan bahwa pembelian alat pertanian akan lebih baik daripada belanja alutsista di saat kondisi negara aman tidak sedang perang.
Baca Juga : Aklamasi! Menlu Sugiono Jadi Ketum IPSI 2026-2030 Gantikan Prabowo
Senada dengan Cak Imin, Sekjen PDIP Hasto Kristianto punt turut mengkritik langkah Prabowo yang menambah utang untuk pembelian alutsista.
Politikus PDIP tersebut juga menyoroti pembentukan perusahaan teknologi militer yang justru diisi oleh beberapa orang dekat Prabowo Subianto.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

