HARIAN.NEWS – Di tengah situasi masih maraknya aksi demonstrasi di tanah air terhadap pihak DPR dan aparat, Presiden Prabowo memenuhi undangan ke China, pada 3 September 2025.
Presiden Prabowo dengan rombongan menghadiri acara Parade Militer Peringatan Kemenangan ke-80 China, yang juga turut dihadiri Presiden Rusia Vladimir Putin, dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.
Baca Juga : Prabowo Ucapkan Selamat Idulfitri 1447 H, Mohon Maaf Lahir Batin
Kedatangan Presiden Prabowo di China disambut hangat oleh Xi Jinping dan istrinya di halaman Tiananmen Square, Beijing.
Presiden RI saat ini tersebut memutuskan untuk tetap berangkat menghadiri acara Parade Militer Peringatan Kemenangan ke-80 China, dengan alasan menjaga agar hubungan kedua negara tetap harmonis.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi. Dalam keterangannya menjelaskan bahwa presiden tidak akan lama di China dalam kunjungannya tersebut, menurutnya Prabowo akan kembali ke tanah air secepatnya pada 3 September 2025 malam.
Baca Juga : Presiden Prabowo Pastikan Ketahanan Pangan RI Kuat di Tengah Krisis Dunia
“Demi menjaga hubungan baik dengan pemerintahan Tiongkok, Bapak Presiden memutuskan untuk berangkat malam ini,” ungkap Prasetyo Hadi, dalam video yang ditayangkan dalam YouTube Sekretariat Presiden.
Mensesneg berharap dalam kunjungan yang tidak lama tersebut juga diharapkan adanya pembicaraan yang membawa kebaikan ke dua negara.
Acara yang turut dihadiri Presiden Prabowo, Kim Jong Un dan Vladimir Putin tersebut menghadirkan unjuk kekuatan militer sekaligus simbol kebangkitan nasional di bawah kepemimpinan Presiden China Xi Jinping.
Baca Juga : Saat Prabowo Siap ke Teheran Fasilitasi Dialog
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

