YOGYAKARTA, HARIAN.NEWS – Tanpa terasa, Batalyon Infanteri Mekanis 403/Wirasada Prastista, genap berusia 58 tahun mengabdi untuk negeri.
Untuk merayakan HUT ke-58, pihak Batalyon Infanteri Mekanis yang bermarkas di Jalan Pandega Sakti, Condongcatur, Kapanewon Depok, Kab. Sleman Yogyakarta, menggelar acara pagelaran wayang kulit.
Acara pagelaran wayang kulit yang diselenggarakan pada Selasa, 1 Agustus 2023 malam di Mako Yonmek tersebut, dihadiri langsung oleh Danrem 072/Pamungkas, Brigjen TNI Joko Purnomo.
Disela kehadirannya malam pagelaran wayang kulit, Danrem 072/Pamungkas mengungkapkan bahwa wayang kulit merupakan seni tradisional Indonesia yang berkembang di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
“Wayang ini salah satu warisan budaya yang tidak ternilai. UNESCO telah menetapkan wayang sebagai karya budaya yang mengagumkan di bidang cerita narasi atau Masterpiece Of Coreld And The People sejak tanggal 7 November 2003,” ujar Brigjen TNI Joko Purnomo.
Dikatakannya, bertepatan HUT ke-58, satuan Yonif Mekanis 403/WP mengadakan tradisi pagelaran wayang kulit. Yonif Mekanis 403/WP merasa berkewajiban untuk melestarikan budaya wayang kulit di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Seni wayang kulit ini, sambung Danrem bahwa generasi muda dewasa ini semakin sedikit yang peduli dan belajar akan warisan budaya wayang kulit.
“Karena itu, menjadi tugas kita bersama untuk melestarikan budaya yang telah diturunkan oleh para guru kita selama beberapa abad ini,” kata Danrem Pamungkas.
Sementara itu, Komandan Yonif Mekanis 403/WP, Letkol Inf Zulkfliy mengatakan, tradisi pagelaran wayang kulit merupakan acara rutin digelar Yonif Mekanis 403/WP setiap berulang tahun.
Acara ini juga sebagai sarana untuk lebih mendekatkan diri antara keluarga besar Yonif Mekanis 403/WP dengan masyarakat sehingga terjalin hubungan yang erat serta solidaritas tinggi antara TNI dengan masyarakat.
“Kita tidak hanya gelar pagelaran wayang kulit. Tapi berbagai kegiatan dilaksanakan seperti pekan olahraga mempertandingkan berbagai olahraga umum dan militer,” jelas Danyon.
Tak itu saja, pihaknya juga melaksanakan anjangsana ke panti asuhan, pengobatan massal gratis di daerah latihan dan bakti sosial. (Red)
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

