HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menggelar sidang promosi doktor bagi Fauziah di Ruang Sidang Lantai 1 Gedung Pascasarjana, Rabu (29/1/2025) lalu.
Dalam disertasinya yang berjudul ‘Potensi Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis Pengelolaan dan Pemanfaatan Dana Masjid di Kabupaten Polewali Mandar’, Fauziah menyoroti peran masjid dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.
Baca Juga : Jalani Debut Sebagai Penguji Eksternal Doktor di Unhas, Deng Ical Uji Disertasi Anti-Fraud Bank Sulselbar
Menurutnya, pengelolaan dana masjid yang tepat dapat memberikan dampak signifikan terhadap ekonomi umat. Namun, hingga kini, mayoritas dana masjid masih digunakan untuk kebutuhan konsumtif seperti renovasi dan pemeliharaan.
“Potensi pemberdayaan ekonomi belum dimanfaatkan secara optimal,” ujarnya, Senin (3/2/2025).
Penelitian yang dilakukan Fauziah menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan multidisipliner. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, serta studi dokumentasi untuk menganalisis pengelolaan dana masjid dan dampaknya terhadap ekonomi umat.
Baca Juga : Program SENTUH: Mahasiswa KKN UINAM dan Puskesmas Bulukunyi Tanamkan Hidup Bersih pada Siswa SD
“Hasil penelitian menunjukkan bahwa dana masjid di Kabupaten Polewali Mandar, yang bersumber dari zakat, infak, sedekah, dan sumbangan lainnya,” ujarnya.
“Sebagian besar dialokasikan untuk kebutuhan operasional. Sementara itu, pemanfaatan dana untuk kegiatan produktif masih sangat minim akibat kurangnya pemahaman dan keterampilan pengurus dalam manajemen keuangan yang produktif dan transparan,” lanjutnya.
Meski demikian, Fauziah menemukan bahwa masjid memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Peluang pemberdayaan dapat diwujudkan melalui program seperti penyediaan modal usaha, pelatihan keterampilan, dan pemanfaatan aset masjid secara produktif.
Baca Juga : Kolaborasi Komunitas Pemuda Bombong Indah, Mahasiswa KKN UIN Alauddin Sukses Gelar FESTARA
Penelitiannya merekomendasikan peningkatan kapasitas pengurus masjid dalam manajemen keuangan, dukungan pemerintah melalui pelatihan dan pendampingan, serta keterlibatan aktif masyarakat dalam kegiatan ekonomi berbasis masjid.
“Semoga temuan ini dapat menjadi dasar bagi pengembangan model pemberdayaan ekonomi yang lebih berkelanjutan di lingkungan masjid,” pungkasnya.
Penulis: Nursinta
Baca Juga : Gandeng PKT, Mahasiswa KKN UIN Angkatan 77 Sukses Gelar Jalan Santai Semarak Kemerdekaan
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

