HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Puluhan siswa SMA Negeri 17 Makassar bersama orang tua mereka menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan (Sulsel).
Berdasarkan video yang berdurasi 57 detik tersebut, sejumlah siswa dan siswi yang masih mengunakan seragam sekolah nampak memenuhi ruang kantor Disdik Makassar.
Mereka memprotes keterlambatan pihak sekolah dalam menginput data ke Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS), yang mengancam hak mereka untuk mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Baca Juga : Ribuan Siswa SMA/SMK Terancam Tak Ikut SNBP, Disdik Sulsel: Kelalaian Pihak Sekolah
Dalam aksi tersebut, perwakilan siswa sempat menemui pejabat Dinas Pendidikan Sulsel untuk menyampaikan keresahan mereka. Mereka merasa dirugikan karena kesalahan administratif sekolah yang bisa berdampak pada masa depan mereka.
“Kami sudah belajar keras selama ini dan berharap bisa masuk perguruan tinggi melalui jalur SNBP. Tapi sekarang harapan itu terancam hilang hanya karena kelalaian pihak sekolah,” ujar salah satu siswi sambil menangis saat menyampaikan protes mereka.
Tak hanya itu, perwakilan siswa pun mengaku sangat kecewa karena merasa impian yang selama ini sudah mereka bentuk terasa pupus, karena situasi yang tengah dihadapi.
Baca Juga : 38 SMA di Sulsel Terancam Gagal SNBP, Termasuk SMA Negeri 17 Makassar
“Bapak ini bukan cuma untuk saya tapi coba bapak bayangkan impian kami yang sebentar lagi mau terwujud harus pupus karena tidak bisa ikut di jalur SNBP,” ujarnya dengan terisak-isak.
Kepala SMA Negeri 17 Makassar Abu Hanafi, membenarkan aksi tersebut, Ia juga mengakui bahwa pihaknya terlambat mengisi data siswa di PDSS.
“Dari pihak kami yang terlambat, untuk sementara kami berupaya dan mudah-mudahan masih bisa. Kami upayakan jalurnya seperti itu dulu,” kata Abu kepada wartawan.
Baca Juga : Fazzio Youth Project Pacu Kreativitas dan Semangat Pelajar di SMA 17 Makassar
Menurutnya, pihak sekolah telah mengisi form PDSS, tetapi terlambat mengunggah seluruh nilai siswa sebelum batas waktu yang telah ditentukan, yaitu 31 Januari. Akibatnya, akses ke PDSS tertutup dan siswa-siswa tersebut tidak terdata untuk SNBP.
“Kami masih mencari solusi terbaik agar bisa mengakses kembali PDSS untuk mengunggah nilai. Jika hari ini ada perpanjangan, kami siap segera mengunggah data dengan surat kuasa finalisasi dari panitia SNPMB,” tutupnya.
Penulis: Nursinta
Baca Juga : Danny Pomanto Hadiri Penamatan Putri Bungsunya di SMAN 17 Makassar
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
