HARIAN.NEWS, GOWA – Tim Cara’de Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin (BEM KMF TP UH) dalam Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) 2026 melaksanakan sosialisasi dan seminar pengabdian masyarakat di Desa Tinggimae, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 47 peserta yang terdiri dari aparat desa, pengurus Karang Taruna, tokoh masyarakat, serta unsur Babinsa dan Babinkamtibmas sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program kemasyarakatan di wilayah tersebut.
Baca Juga : Dari Desa untuk Indonesia Emas 2045, BPOM dan Unhas Perkuat Literasi Keamanan Pangan
Sosialisasi ini bertujuan memperkenalkan sekaligus menjelaskan rangkaian program kerja pengabdian masyarakat yang mengusung pemanfaatan teknologi pertanian untuk diterapkan di Desa Tinggimae.
Dosen Pendamping Tim Cara’de, Husnul Mubarak, S.TP., M.Si., yang hadir sebagai pemateri utama, menekankan pentingnya sinergi antara inovasi mahasiswa dengan potensi lokal desa dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat menjadi kunci agar inovasi yang dikembangkan dapat benar-benar memberikan manfaat dan sesuai dengan kebutuhan desa,” ujar Husnul.
Baca Juga : PILAR 2026 Tandai Regenerasi Kepengurusan LeDHaK FH-UH
Kegiatan berlangsung dengan metode pemaparan materi, diskusi, serta sesi tanya jawab interaktif. Masyarakat diberikan pemahaman mengenai tahapan program dan manfaat yang diharapkan dari penerapan teknologi pertanian tersebut.
Melalui kegiatan ini, Tim Cara’de berharap dapat membangun dukungan bersama antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat untuk mendorong peningkatan produktivitas serta kemandirian ekonomi warga.
Kepala Desa Tinggimae, Jabbar, S.H., menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Desa Tinggimae sebagai lokasi pengabdian. Ia menilai kehadiran mahasiswa dan akademisi menjadi peluang positif bagi pengembangan potensi desa.
Baca Juga : IKAFE Unhas Soroti Drifting Economy, dari Rupiah hingga Daya Beli
“Kami sangat bersyukur dan menyambut hangat kedatangan adik-adik mahasiswa beserta dosen pendamping. Kehadiran program dari Fakultas Teknologi Pertanian ini adalah angin segar bagi warga kami yang mayoritas menggantungkan hidup di sektor pertanian,” kata Jabbar.
Ia menegaskan pemerintah desa siap memberikan dukungan agar program tersebut berjalan dengan baik dan dapat berlanjut di masa mendatang.
“Kami siap mendukung penuh dan berharap kolaborasi ini bisa berkelanjutan agar Desa Tinggimae lebih maju dan mandiri secara ekonomi,” tambahnya.
Baca Juga : 13 Tahun Mengajar di Unhas, Mentan Amran Bantu Mahasiswa Yatim Piatu
(YOS)
Baca berita lainnya Harian.news di Google News














