Logo Harian.news

Tim Cara’de BEM KMF TP UH Kenalkan Program Pengabdian Berbasis Teknologi Pertanian di Desa Tinggimae

Editor : Redaksi Kamis, 11 Juni 2026 20:50
Foto bersama Tim Caradde. (Dok. UH)
Foto bersama Tim Caradde. (Dok. UH)

HARIAN.NEWS, GOWA – Tim Cara’de Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin (BEM KMF TP UH) dalam Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) 2026 melaksanakan sosialisasi dan seminar pengabdian masyarakat di Desa Tinggimae, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 47 peserta yang terdiri dari aparat desa, pengurus Karang Taruna, tokoh masyarakat, serta unsur Babinsa dan Babinkamtibmas sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program kemasyarakatan di wilayah tersebut.

Baca Juga : Besok, Prof. Marhaen Hardjo Dilantik sebagai Wakil Dekan Pascasarjana Unhas, Perkuat Kemitraan, Riset, dan Inovasi

Sosialisasi ini bertujuan memperkenalkan sekaligus menjelaskan rangkaian program kerja pengabdian masyarakat yang mengusung pemanfaatan teknologi pertanian untuk diterapkan di Desa Tinggimae.

Dosen Pendamping Tim Cara’de, Husnul Mubarak, S.TP., M.Si., yang hadir sebagai pemateri utama, menekankan pentingnya sinergi antara inovasi mahasiswa dengan potensi lokal desa dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat menjadi kunci agar inovasi yang dikembangkan dapat benar-benar memberikan manfaat dan sesuai dengan kebutuhan desa,” ujar Husnul.

Baca Juga : Pendalaman Materi, Pansus Hak Angket DPRD Gowa Hadirkan Tiga Pakar Hukum Unhas

Kegiatan berlangsung dengan metode pemaparan materi, diskusi, serta sesi tanya jawab interaktif. Masyarakat diberikan pemahaman mengenai tahapan program dan manfaat yang diharapkan dari penerapan teknologi pertanian tersebut.

Melalui kegiatan ini, Tim Cara’de berharap dapat membangun dukungan bersama antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat untuk mendorong peningkatan produktivitas serta kemandirian ekonomi warga.

Kepala Desa Tinggimae, Jabbar, S.H., menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Desa Tinggimae sebagai lokasi pengabdian. Ia menilai kehadiran mahasiswa dan akademisi menjadi peluang positif bagi pengembangan potensi desa.

Baca Juga : Delapan Mahasiswa Sulsel Wakili Indonesia di Asian Undergraduate Symposium 2026 NUS, Dapat Dukungan DPRD Sulsel

“Kami sangat bersyukur dan menyambut hangat kedatangan adik-adik mahasiswa beserta dosen pendamping. Kehadiran program dari Fakultas Teknologi Pertanian ini adalah angin segar bagi warga kami yang mayoritas menggantungkan hidup di sektor pertanian,” kata Jabbar.

Ia menegaskan pemerintah desa siap memberikan dukungan agar program tersebut berjalan dengan baik dan dapat berlanjut di masa mendatang.

“Kami siap mendukung penuh dan berharap kolaborasi ini bisa berkelanjutan agar Desa Tinggimae lebih maju dan mandiri secara ekonomi,” tambahnya.

Baca Juga : Dari Desa untuk Indonesia Emas 2045, BPOM dan Unhas Perkuat Literasi Keamanan Pangan

(YOS)

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda