HARIAN.NEWS, JENEPONTO – Upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-122 Tahun Anggaran 2024 Kodim 1425/Jeneponto resmi dibuka hari ini di Desa Tuju, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto.
Program yang ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemkab Jeneponto dan Kodim 1425/Jeneponto, akan berlangsung dari tanggal 2 hingga 31 Oktober 2024.
Baca Juga : Dukung Fasilitas Ibadah, Pegadaian Bantu Pembangunan Masjid di Jeneponto
“Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan TMMD ke-122 di Jeneponto Saya nyatakan dibuka,” ujar Pj Bupati Jeneponto Junaedi Bakri yang secara resmi membuka kegiatan TMMD ke-122, Rabu (2/10/2024).
Dalam sambutannya, Junaedi mengungkapkan bahwa kegiatan TMMD ke-122 ini memberikan dampak yang sangat positif bagi masyarakat, terutama dalam hal peningkatan akses jalan yang mempermudah mobilitas dan jarak tempuh.
“Program TMMD ini benar-benar memberikan warna baru bagi pemerintah dan masyarakat Jeneponto, terutama di wilayah-wilayah yang masih membutuhkan pembangunan infrastruktur dasar,” ujar Junaedi.
Baca Juga : TNI Siapkan 514 Batalyon Teritorial di Setiap Kabupaten
Ia juga menyampaikan harapannya bahwa melalui program ini, kebutuhan air bersih serta peningkatan pemahaman masyarakat tentang pola hidup bersih dan sehat akan semakin terpenuhi.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi solusi bagi kebutuhan masyarakat, khususnya di Desa Tuju,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Junaedi juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran TNI, khususnya Pangdam, yang telah memfasilitasi dan mengarahkan pelaksanaan TMMD di wilayah Jeneponto.
Baca Juga : Bupati Jeneponto: TMMD Bukan Sekadar Fisik, Tapi Bangkitkan Desa
Ia pun mengajak semua yang hadir untuk berdoa agar kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, Tutupnya mengakhiri sambutannya
Sementara itu, Dandim 1425 Jeneponto, Letkol Inf Muhammad Amin, selaku Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-122, melaporkan bahwa TMMD tahun ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Jeneponto.
Ia menyebutkan, kegiatan TMMD ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Jeneponto, terutama di wilayah yang masih membutuhkan perhatian khusus.
Baca Juga : Perkuat Akuntabilitas, Jeneponto dan Takalar Bahas Teknis Pelaporan Program Strategis Nasional
Dalam laporannya, Dandim menjelaskan sejumlah proyek fisik yang akan dilaksanakan selama program berlangsung, antara lain:
- Pelebaran dan perintisan jalan sepanjang 2.380 meter
- Pembangunan 1 unit jembatan dengan ukuran 7 meter
- Pembuatan 4 unit plat dekker
- Pembuatan talud sepanjang 995 meter
Selain proyek fisik, sejumlah kegiatan non-fisik seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan pertanian, penyuluhan hukum, dan penyuluhan penurunan stunting juga akan dilakukan.
Dandim juga menyoroti beberapa program unggulan dari Kasad, di antaranya:
- Penyediaan air bersih sebanyak 3 unit
- Program ketahanan pangan di lahan seluas 1 hektar
- Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 1 unit
- Penanaman pohon
- Pemberian bingkisan kepada 30 keluarga yang mengalami stunting
PENULIS: ASWIN
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

