Logo Harian.news

MAKASSAR

Unismuh Makassar Jadi Tuan Rumah Seminar Nasional Hasil Program KOSABANGSA Kemendiktisaintek

Editor : Redaksi II Kamis, 18 Juni 2026 18:32
Unismuh Makassar jadi tuan rumah program  KOSABANGSA. (Dok. Gita/HN)
Unismuh Makassar jadi tuan rumah program KOSABANGSA. (Dok. Gita/HN)

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar dipercaya menjadi tuan rumah Seminar Hasil Program Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat (KOSABANGSA).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Baca Juga : Makassar Masuki Tahap Pendataan Lapangan Sensus Ekonomi 2026

Kegiatan nasional yang berlangsung di Balai Sidang Muktamar Unismuh Makassar tersebut mempertemukan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk mempresentasikan hasil pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan melalui Program KOSABANGSA.

Rektor Unismuh Makassar, Dr. Abd. Rakhim Nanda, mengatakan kepercayaan yang diberikan Kemendiktisaintek menjadi momentum penting bagi Unismuh untuk menunjukkan komitmen perguruan tinggi dalam menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat melalui kolaborasi, inovasi, dan pengabdian berbasis ilmu pengetahuan.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Unismuh Makassar sebagai tuan rumah. Program KOSABANGSA sejalan dengan semangat perguruan tinggi untuk memastikan ilmu pengetahuan tidak berhenti di ruang kelas dan laboratorium, tetapi benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya, Kamis (18/05/2026).

Baca Juga : Program Sakura Science Dibuka, Mahasiswa Unismuh Berkesempatan Ikuti Pelatihan di Jepang

Menurutnya, seminar hasil ini bukan sekadar forum pelaporan program, melainkan ruang berbagi pengalaman dan praktik baik yang lahir dari kolaborasi antarperguruan tinggi dalam menjawab berbagai persoalan sosial di masyarakat.

“Kami berharap forum ini menjadi wadah untuk memperkuat jejaring pengabdian, memperluas kolaborasi, dan memperkaya pembelajaran dari berbagai program yang telah dijalankan di lapangan,” tambahnya.

Program KOSABANGSA merupakan salah satu skema pengabdian kepada masyarakat yang dirancang untuk memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi dalam mentransformasikan hasil riset dan inovasi menjadi solusi yang dapat diterapkan langsung di tengah masyarakat.

Baca Juga : Pemkot Makassar Benahi TPA Antang, Pengerjaan Sudah 40 Persen

Program ini berfokus pada penguatan kapasitas sosial, ekonomi, dan ketahanan komunitas di berbagai daerah.

Sementara itu, Wakil Rektor I Unismuh Makassar, Prof. Andi Sukri Samsuri, selaku penanggung jawab kegiatan, mengatakan panitia telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan pelaksanaan seminar berjalan lancar dan efektif.

“Seluruh aspek teknis dan nonteknis telah kami siapkan, mulai dari registrasi peserta, ruang seminar, dukungan teknologi informasi, moderator, notulis, hingga liaison officer yang mendampingi peserta dan tim penilai. Koordinasi menjadi kunci karena kegiatan ini melibatkan peserta dari berbagai daerah di Indonesia,” jelasnya.

Baca Juga : Intip Keunggulan realme C100 Series, Dibanderol 2 Jutaan

Peserta mulai berdatangan ke Makassar sejak sehari sebelum pelaksanaan kegiatan. Panitia juga melakukan gladi bersih dan penyamaan persepsi antara moderator, notulis, serta tim penilai guna memastikan proses seminar berlangsung sesuai ketentuan.

Dalam seminar tersebut, para peserta mempresentasikan capaian dan dampak program yang telah mereka implementasikan di masyarakat.

Setiap kelompok mendapat kesempatan memaparkan hasil kegiatan di hadapan tim penilai yang berasal dari Kemendiktisaintek dan kalangan akademisi.

Selain menjadi ajang evaluasi program, seminar ini juga diharapkan menjadi ruang diseminasi inovasi sosial yang dapat direplikasi oleh perguruan tinggi lain dalam mendukung pembangunan masyarakat berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

Ia berharap seminar hasil tersebut dapat memperkuat budaya kolaborasi dan semakin mendekatkan perguruan tinggi dengan kebutuhan masyarakat.

“Pengabdian sejatinya adalah jembatan antara kampus dan masyarakat. Karena itu, perguruan tinggi harus terus bergerak menghadirkan solusi dan manfaat nyata bagi lingkungan sekitarnya,” tutup Prof. Andi Sukri.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda