HARIAN.NEWS – Kasus dugaan kekerasan pihak aparat kembali terjadi, publik Tanah Air tengah diramaikan dengan kabar aksi oknum anggota Brimob berinisial Bripda MS di Kota Tual, Maluku, yang tega menganiaya seorang remaja, yang masih duduk di bangku sekolah Madrasah Tsanawiyah (MTs).
Remaja yang diduga mendapat penganiayaan hingga kemudian tewas oleh oknum anggota Brimob tersebut berinisial AT.
AT dihantam keras oleh Bripda MS dengan menggunakan helm saat menaiki sepeda motor dari Desa Ngadi menuju Tete Pancing, 19 Februari 2026 lalu.
Baca Juga : BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Kejaksaan Perkuat Pengawasan Kepesertaan Pekerja di Sulawesi-Maluku
Akibat hantaman keras helm oleh sang oknum anggota Brimob tersebut AT jatuh tersungkur dari sepeda motornya, pukulan tersebut mengenai pelipisnya hingga AT mengalami kondisi kritis.
Remaja siswa MTs tersebut meninggal dunia pada siang harinya pasca kejadian, sementara sang oknum Brimob yang membuat AT tumbang akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.
Pihak Polri telah menyampaikan ucapan permohonan maafnya atas apa yang dilakukan oleh oknum Brimob tersebut. Korps Bhayangkara menyadari bahwa aksi yang dilakukan MS dinilai telah menciderai kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Baca Juga : Viral Napi Korupsi di Kendari Keluyuran ke Kafe Usai Sidang
Pihak Polri pun menyampaikan rasa turut berduka cita atas meninggalnya remaja yang masih duduk di bangku sekolah MTs tersebut, Polri menyampaikan rasa empati mendalam pada keluarga korban yang ditinggalkan.
Polri berjanji berkomitmen bersikap tegas dalam proses penegakan hukum serta kode etik terhadap anggotanya yang terbukti melakukan pelanggaran hukum.
Diketahui, kasus kekerasan yang dilakukan oleh oknum aparat yang berujung hilangnya nyawa seseorang terjadi bukanlah pertama kalinya, beberapa waktu lalu di bulan Agustus 2025, publik dihebohkan dengan kabar 7 anggota Brimob di Rantis yang melindas seorang pengendara ojek online bernama Affan Kurniawan.
Baca Juga : Drama Penjual Es Gabus Dituding Oknum Aparat
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
