HARIAN.NEWS, SINJAI – Seorang warga Sinjai mengaku risih terkait kinerja Polres Sinjai, pasalnya, laporan yang masuk dari tanggal 6 Juni 2025 dinilai lamban penanganannya oleh pihak Polres Sinjai.
Bahkan,menurut keluarga si pelapor, (Sirfan), sudah 2 minggu laporan terkait tindak kekerasan anak di bawah umur tidak ditindaki oleh pihak Polres Sinjai.
Baca Juga : Salman Khan versi Jeneponto di Tangkap Polisi Sinjai
Ironisnya para pelaku berkeliaran dan kerap mengkerdilkan pihak korban.
“Saya selaku keluarga korban sangat kecewa terkait kinerja Polres Sinjai, pasalnya laporan keluarga saya seakan tidak di tindaki,” ujarnya, Kamis (19/6/2025).
“Parahnya, pelaku dibebaskan berkeliaran dan kerap menyombongkan diri lantaran pihak pelaku rerata pejabat,”tambahnya .
Baca Juga : Berganti Kanit, Kasat, hingga Kapolres, Kasus Korupsi Fingerprint Tetap Jalan di Tempat
Menurut keterangan Sirfan, ponakannya di aniaya dalam rumah pribadinya sekira pukul 03.00 dini hari WITA.
Pelaku, kata Sirfan,memasuki rumah korban dengan cara mendobrak pintu rumah korban lalu mematikan listrik.
Pihak korban melaporkan kejadian tragis tersebut ke Polres Sinjai. Namun, hingga kini laporan itu seolah tak di gubris. Pelaku diduga masih bebas berkeliaran tanpa proses hukum yang jelas.
Baca Juga : Wakapolres Sinjai Mohon Uluran Tangan Anggota DPR RI Andi Amar untuk Perbaikan Kantor Polres
“Saya selaku paman korban hanya minta keadilan, ucap Sirfan dengan suara berharap sampai ke telinga Kapolres Sinjai, Kapolda Sulsel,” jelasnya. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
