HARIAN.NEWS, GOWA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa kembali mencatatkan prestasi membanggakan di bidang tata kelola keuangan. Untuk ke-14 kalinya secara berturut-turut, Kabupaten Gowa berhasil mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.
Capaian tersebut menjadi bukti konsistensi Pemkab Gowa dalam menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola keuangan yang sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP). Di tengah meningkatnya tuntutan publik terhadap penggunaan anggaran yang efektif dan terbuka, opini WTP menjadi indikator penting bahwa pengelolaan keuangan daerah berjalan sesuai regulasi yang berlaku.
Baca Juga : Bupati Gowa Keluar dari Sidang Hak Angket Setelah Permintaan Ditolak Pansus
Keberhasilan mempertahankan opini WTP selama 14 tahun berturut-turut juga menempatkan Kabupaten Gowa sebagai salah satu pemerintah daerah di Sulawesi Selatan yang mampu menjaga kualitas laporan keuangan secara berkelanjutan.
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil sinergi seluruh perangkat daerah, dukungan DPRD, serta partisipasi masyarakat dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bertanggung jawab.
Menurutnya, opini WTP bukan sekadar penghargaan administratif, melainkan bentuk pengakuan atas komitmen pemerintah daerah dalam mengelola setiap rupiah anggaran secara profesional demi mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Baca Juga : Bupati Husniah: LP2B Jadi Fondasi Investasi dan Ketahanan Pangan
“Prestasi ini merupakan hasil kerja sama seluruh perangkat daerah, dukungan DPRD, serta masyarakat Kabupaten Gowa. Opini WTP bukan sekadar penghargaan, tetapi menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pengelolaan keuangan yang lebih baik,” ujar Husniah.
Ia menegaskan, keberhasilan mempertahankan opini WTP tidak membuat pemerintah daerah berpuas diri. Sebaliknya, capaian tersebut menjadi tantangan untuk terus memperbaiki sistem pengelolaan keuangan agar semakin efektif, efisien, transparan, dan tepat sasaran.
Pemkab Gowa, lanjut Husniah, akan terus memperkuat sistem pengawasan internal, meningkatkan kualitas perencanaan anggaran, serta mendorong digitalisasi tata kelola keuangan guna memastikan setiap program pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Baca Juga : Pemkab Gowa Beri Lampu Hijau, DPD Wahdah Islamiyah Siap ke Muktamar V Jakarta
Secara nasional, opini WTP dari BPK merupakan bentuk penilaian atas kewajaran penyajian laporan keuangan pemerintah berdasarkan empat kriteria utama, yakni kesesuaian dengan Standar Akuntansi Pemerintahan, kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan efektivitas sistem pengendalian intern.
Meski demikian, opini WTP tidak dimaknai sebagai tidak adanya temuan administrasi maupun kelemahan pengelolaan. Penilaian tersebut menunjukkan bahwa laporan keuangan telah disajikan secara wajar sesuai standar yang berlaku, sementara rekomendasi perbaikan dari BPK tetap menjadi bagian dari upaya penyempurnaan tata kelola pemerintahan.
Dengan torehan WTP ke-14 secara berturut-turut, Pemkab Gowa berharap kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan APBD semakin meningkat. Tata kelola keuangan yang sehat diyakini menjadi fondasi penting dalam mempercepat pembangunan daerah, meningkatkan kualitas layanan publik, serta mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.***
Baca Juga : Dukungan Tokoh Agama Mengalir untuk Bupati Gowa Husniah Talenrang
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
