Logo Harian.news

Aktivis Pemuda Minta Pemkab Janeponto Tambah Mobil Damkar

Editor : Redaksi Rabu, 29 Maret 2023 22:00
Edi Subarga, aktivis Pemuda Tamalatea dan Bontoramba.
Edi Subarga, aktivis Pemuda Tamalatea dan Bontoramba.
APERSI

JENEPONTO, HARIAN.NEWS – Akhir – akhir ini telah banyak terjadi kebakaran yang terjadi di Kabupaten Jeneponto.

Tingginya potensi kebakaran mendapat respon pemuda Jeneponto mendorong pemerintah menambah sarana armada pemadam kebakaran.

Baca Juga : Pemkab Jeneponto Gelar Koordinasi dengan KPK, Perkuat Komitmen Tata Kelola Bersih

Demikian diungkapkan Edi Subarga, Pemuda Tamalatea dan Bontoramba agar penanganan kebakaran dapat ditangani sejak dini.

Hal ini bukan tanpa alasan, pasalnya kebakaran yang terjadi hari ini, kebakaran yang menimpa warga Dusun Bontosobbi, Desa Maero, Kecamatan Bontoramba, diduga terlambat ditangani.

Bahkan pengakuan korban, yang rumahnya ludes rata dengan tanah akibat sulitnya menghubungi damkar yang berimbas kediaman tak dapat ditangani.

Baca Juga : Pemkab Jeneponto & BBWS Bersinergi Atasi Masalah Air Irigasi Kelara Kareloe

“Setiap terjadi kebakaran beberapa kali sampai hangus hingga meninggalkan puing – puing. Walaupun pada peristiwa kebakaran tersebut yang terjadi di Bontosobbi tidak menimbulkan korban jiwa, tapi seharusnya ini jadi PR besar pada pemkab Jeneponto dalam melindungi warganya ketika terjadi insiden kebakaran,” katanya kepada harian.news, Rabu (29/3/2023).

Mantan Ketua PB HPMT ini tidak muluk – muluk meminta kepada pemkab Jeneponto dan DPRD Jeneponto soal pengadaan mobil pemadam damkar.

“Jikalau pemkab dan DPRD tidak mampu mengadakan mobil damkar di setiap kecamatan, setidaknya bisa mengadakan mobil damkar mini,” lanjutnya.

Baca Juga : Rakor ATR/BPN, Bupati Jeneponto Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah dalam Penyelesaian Masalah Pertanahan

Sambung Edi, “Kebakaran terus terjadi. Tapi minim antisipasi, saya sih berharap Pemkab respon mengakalinya dengan pengadaan damkar-damkar mini di setiap kecamatan. Minimal antisipasi untuk pertolongan pertama pada kebakaran,” tutupnya.

Dari data kebakaran di Jeneponto yang dihimpun selama 2023 ini, pertama pada 14 Januari sebuah rumah milik salah satu warga di Dusun Tanggakan, Desa Tarowang, Kecamatan Tarowang, ludes terbakar. Akibatnya, satu orang yang merupakan anak dari pemilik rumah meninggal dunia.

Selanjutnya 20 Januari dilaporkan 3 rumah pangggung ludes dilalap api, meski tak ada korban jiwa.

Baca Juga : Jeneponto Raih Peringkat Kedua Nasional dalam Komunikasi Publik

Lalu 20 Maret kebakaran di PLTU Jeneponto dan terbaru hari ini di Desa Maero.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Penulis : Aswin R

Follow Social Media Kami

KomentarAnda