HARIAN.NEWS, MAKASSAR — Forum Koordinasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (FK TSLP) Sulawesi Selatan (Sulsel) atau biasa disebut Forum CSR Sulsel menyalurkan Rp 7,3 miliar lebih dana CSR dari perusahaan di Sulsel untuk periode 2022 dan 2023.
Jumlah CSR yang dihimpun dan disalurkan FK TSLP Sulsel selama dua tahun terakhir masih terbilang minim hingga saat ini. Apalagi melihat total tercatat sebanyak 12.372 perusahaan yang berada di Provinsi Sulsel, baik kategori perusahaan kecil hingga besar.
Baca Juga : Melalui CSR, Pegadaian Salurkan Bantuan Renovasi Masjid di Bissoloro Gowa
Melihat hal tersebut, Ketua FK TSLP Sulsel, La Tunreng, tahun 2024 menargetkan penyaluran TSLP di Sulsel dua kali lipat atau 200% dari jumlah TSLP yang disalurkan perusahaan di Sulsel selama dua tahun terakhir.
“30% saja CSR yang disalurkan oleh perusahaan menengah atas, saya kira jumlah yang kami target kecil rasanya,” ungkap La Tunreng, Sabtu (3/2/2024)
Menurut La Tunreng selama ini yang menjadi permasalahan dalam penyaluran CSR yang dilakukan perusahaan tidak sejalan dengan apa yang menjadi program prioritas Gubernur Sulsel.
Baca Juga : Alfamidi dan Puskesmas Samata Edukasi Orang Tua Pentingnya Bermain untuk Kognitif Anak
“Mengapa ini terjadi, karena penentuan penyaluran CSR di Sulsel sebagian besar kantor besar yang pusatnya di Jakarta, sehingga ini perlu koordinasi intens,” tandas La Tunreng.
Ia tak menampik potensi CSR dari perusahaan yang berada di Sulsel, sangat besar. Sehingga perlu gotong royong untuk lebih memaksimalkan lagi 2024.
Menurut La Tunreng, kehadiran FK TSLP Sulsel, bisa berkolaborasi bersama Pemerintah Provinsi Sulsel dalam rangka menyukseskan program strategis Pemprov Sulsel yang tidak ditangani menggunakan APBD maupun APBN.
Baca Juga : Proyek CSR Zhenshi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Morowali
Misalnya saat ini, Pemprov Sulsel di bawah nakhoda Pj Gubernur Sulsel menggaungkan budidaya pisang Cavendish.
Haji La Tunreng menjelaskan, FK TSLP Sulsel membantu menyukseskan program tersebut dengan menyiapkan kurang lebih 200 ribu pohon untuk dibagikan kepada 24 kabupaten/kota se-Sulsel.
Kebutuhan anggaran untuk pohon pisang Cavendish tersebut dihimpun dari dana CSR perusahaan yang ada di Sulsel sekitar Rp 2 miliar lebih.
Baca Juga : Berdayakan UMKM, Pegadaian Kanwil VI Makassar Berbagi Sedekah melalui Program Mengetuk Pintu Langit
“Untuk menjaga akuntabilitas dari pemanfaatan dana CSR perusahaan tersebut, Kami (FK TSLP Sulsel, red) membuat panitia pelaksana kegiatan dengan melibatkan orang-orang dari perusahaan yang menyalurkan CSR melalui FK TSLP Sulsel,” papar Haji La Tunreng.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
