HARIAN.NEWS, JAKARTA – Timnas Aljazair mengamankan napas mereka di persaingan Grup J Piala Dunia 2026. Menghadapi Yordania pada Selasa (23/6) WIB, pasukan Les Fennecs secara dramatis membalikkan kedudukan menjadi 2-1 berkat kejeniusan taktik pelatih Vladimir Petkovic.
Laga yang berlangsung di bawah kepemimpinan wasit Slavko Vincic ini berjalan kurang menguntungkan bagi Aljazair di babak pertama. Yordania, yang diarsiteki Jamal Sellami, justru lebih dulu mengancam melalui kecepatan Mousa Al Tamari.
Baca Juga : Ronaldo Pecahkan Rekor Piala Dunia 2026, Lewati Messi!
Pada menit ke-36, pergerakan lincah Al Tamari berbuah umpan matang yang diselesaikan dengan dingin oleh Nizar Al Rashdan. Skor 1-0 untuk keunggulan Yordania menutup paruh pertama.
Rotasi Taktik Petkovic Ubah Nasib Aljazair
Memasuki babak kedua, Petkovic melakukan perubahan krusial yang menjadi titik balik permainan. Nadhir Benbouali masuk menggantikan Hichem Boudaoui. Keputusan ini terbukti ampuh.
Baca Juga : Portugal vs Uzbekistan: Ronaldo Brace, Menang 5-0!
Pada menit ke-69, Benbouali sukses menjebol gawang Yazeed Abu Laila lewat sundulan tajam, memanfaatkan sepak pojok presisi nan cantik dari kapten tim, Riyad Mahrez. Kedudukan imbang 1-1 membuat mentalitas Aljazair langsung meledak.
Momentum kini sepenuhnya bergeser ke kubu Aljazair yang mengandalkan Luca Zidane di bawah mistar gawang. Menjelang laga bubar, Amine Gouiri menjadi pahlawan. Berawal dari kemelut di depan gawang Yordania, Gouiri melepaskan tendangan keras yang menggetarkan jala gawang Abu Laila. Skor 2-1 untuk kemenangan Aljazair mengunci poin perdana mereka.
Peta Klasemen Grup J Semakin Rumit
Baca Juga : Hujan Petir Mencekam! Alasan Laga Prancis vs Irak Ditunda 2 Jam
Tiga poin ini menjadi obat pahit sekaligus penebus dosa bagi Aljazair, usai sebelumnya dihancurkan Argentina dengan skor telak 0-3. Sebaliknya, pil pahit harus ditelan Yordania. Setelah sebelumnya kalah 1-3 dari Austria, kekalahan ini membuat jalan The Chivalrous menuju babak gugur practically tertutup.
Pada laga pamungkas Grup J, Yordania akan menghadapi ujian berat berupa raksasa Amerika Selatan, Argentina. Sementara itu, Aljazair wajib bertarung habis-habisan melawan Austria demi memperebutkan satu tiket lolos yang tersisa.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
