MAKASSAR, HARIAN.NEWS – Keberadaan Covid Hunter sebagai bagian Program Makassar Recover tidak hanya dalam upaya penanganan pandemi Covid-19, tapi juga masalah darurat lainnya.
Suara sirine mobil ambulance Covid Hunter terdengar lalu-lalang di Jalan Metro Tanjung Bunga Makassar, Senin (24/04) malam.
Baca Juga : Dari Lorong ke Ketahanan Pangan, Urban Farming Terus Diperluas di Makassar
Ambulance Covid Hunter ikut dikerahkan untuk membantu mengevakuasi korban kebakaran Trans Studio Mal (TSM) Makassar.
“Semua kita standby 47 puskesmas, semua ambulance, homecare ada semua di sini, dan semua rumah sakit hari ini kita minta untuk dibuka (menerima korban kebakaran),” kata Danny Pomanto.
Danny Pomanto berharap tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun ia berjanji semua pengobatan korban kebakaran ditanggung Pemkot Makassar.
Baca Juga : Proyek PSEL di TPA Manggala Digenjot, Gelontorkan 3 Miliar untuk 8 Hektare Lahan
“Biaya semua ditanggung pemerintah kota. Kita evakuasi ke rumah sakit terdekat,” tuturnya.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar Nursaidah Sirajuddin mengatakan Ambulance Covid Hunter disiagakan di lokasi kebakaran untuk membantu evakuasi para korban.
“Ambulance ini itu sudah dilengkapi dengan tabung oksigen sehingga kita bisa memberikan pertolongan pertama kepada para korban yang sesak nafas akibat banyak menghirup asap,” ujar Nursaidah Sirajuddin.
Baca Juga : Appi Targetkan 180 Hari, Makassar Beralih ke Sanitary Landfill
Selain itu, pihaknya intens memantau kondisi korban yang dilarikan ke rumah sakit terdekat.
“Korban terus kita pantau kondisinya. insyallah semuanya tertangani dengan baik,” tutupnya.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

