HARIAN.NEWS, MAKASSAR,- Mengawali tahun baru, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, menjadi pembina apel pagi bersama Aparatul Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, Selasa (2/1/2024).
Danny Pomanto sapaan akrab Wali Kota Makassar, menekankan empat point pentingnya untuk yang perlu ditingkatkan di Tahun Baru 2024 yang harus lebih baik dari tahun sebelumnya.
Pertama, Danny berbicara soal pembenahan SDM lingkup Pemkot Makassar. Di mana dalam waktu dekat ini, dirinya akan melakukan penyegaran untuk memaksimalkan kinerja ASN.
Baca Juga : Kedisiplinan ASN Jeneponto Ditekankan dalam Upacara Senin Pagi
“Sekdis atau kabid, kalau saya mau tahu raportnya di mana pasti kepala dinasnya saya tanya. Sekcam dan lurah juga begitu, pasti camat yang saya tanya. Maka harus taat kepada pimpinan,” tegas Danny, Selasa.
Point kedua, Danny meminta seluruh ASN untuk netral. Tidak ikut terlibat dalam politik praktis. Termasuk menugaskan para camat dan lurah untuk menyukseskan Pemilu 2024.
“Soal Pemilu harus semua netral dan ajak orang atau masyarakat ke TPS sukseskan Pemilu,” ujarnya.
Baca Juga : ASN Pangkep Adu Kreativitas dalam Lomba Inovasi Daerah 2025
Ketiga, tahun ini Pemkot Makassar memiliki banyak gedung baru yang sementara dibangun. Seperti
Makassar Government Center (MGC) yang sudah mulai difungsikan pada Februari 2024.
“Dengan gedung yang baru, dengan gedung yang modern, saya berharap kita dapat meningkatkan kinerja kita. Harus ada perubahan sikap,” tutur Danny.
Terakhir atau keempat, masalah kebersihan kota. Di mana tahun ini Danny Pomanto kembali akan menggalakkan kampanye LISA (Lihat Sampah Ambil).
Baca Juga : Alokasi 2,5 Persen Gaji ASN Gowa Bukti Kongkret Membumikan Kedamaian
Tahun ini, Ia ingin kebersihan kota tidak lagi bertumpu pada petugas kebersihan, tapi juga karena pelibatan masyarakat yang semakin sadar akan kebersihan kota.
Apalagi 2024, Danny ingin menjalankan penegakan hukum soal kebersihan kota. Sehingga tidak ada lagi masyarakat yang secara sadar membuang sampah di sembarang tempat.
“Di pendidikan, kita harus ajarkan anak-anak kita untuk tidak rantasa,” tandas Danny.
Baca Juga : Hanya 94 dari 13 Ribu—Apa Istimewanya CPNS Kemenekraf
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
