HARIAN.NEWS,JAKARTA – Timnas Amerika Serikat mengirimkan peringatan keras kepada para pesaing di Piala Dunia 2026. Bertindak sebagai tuan rumah bersama, Tim Paman Sam memastikan langkah mulus ke babak 32 besar setelah membantai Australia dengan skor telak 2-0 dalam laga Grup D yang berlangsung di Stadion Lumen, Seattle, Jumat (9/5/2026) waktu setempat.
Kemenangan ini bukan hanya mengamankan tiket, tetapi juga mengunci posisi puncak klasemen dengan koleksi sempurna 6 poin dari dua laga. Sementara bagi Australia, kekalahan ini membuat peluang mereka untuk lolos harus ditentukan di laga pamungkas.
Baca Juga : Duh! Haiti Jadi Tim Pertama yang Tersingkir di Piala Dunia 2026
Serangan Kilat dan Petaka bagi Socceroos
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, pasukan Gregg Berhalter langsung tampil agresif. Tekanan tinggi yang diterapkan lini depan AS membuat pertahanan Australia kerap kepayahan. Buah dari permainan menekan itu tercipta cepat pada menit ke-11.
Berawal dari umpan silang mendatar yang mengarah ke mulut gawang, bek tangguh Australia, Cameron Burgess, justru menjadi “duri dalam daging” bagi timnya sendiri. Dalam upayanya mengantisipasi datangnya Christian Pulisic, Burgess malah menyapu bola ke gawang sendiri. Skor 1-0 untuk AS, dan Lumen Field langsung bergemuruh.
Baca Juga : Gol Tunggal Romo Bawa Meksiko Tekuk Korsel 1-0
Freeman Bungkam Protes Lewat VAR
Australia mencoba bangkit. Nishan Velupillay sempat merepotkan kiper Matt Turner, namun lini belakang AS yang dikawal Tim Ream dan Chris Richards tampil disiplin. Menjelang jeda, tepatnya di menit ke-45, terjadi drama.
Alex Freeman, pemain sayap muda AS, menyambut umpan silang dengan sundulan tajam ke pojok gawang. Wasit sempat mengangkat bendera untuk offside, yang sontak membuat para pemain Australia lega. Namun, setelah pengecekan panjang melalui Video Assistant Referee (VAR), gol dinyatakan sah! Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Baca Juga : Gilas Qatar 6-0, Kanada kokoh di Grup B Piala Dunia 2026
Babak Kedua: Dominasi dan Kegagalan Volpato
Memasuki babak kedua, AS tidak menurunkan tempo. Folarin Balogun yang bermain sebagai ujung tombak nyaris menambah pundi-pundi gol, namun penyelesaian akhirnya masih melenceng atau mampu dibaca oleh kiper Mathew Ryan.
Di sisi lain, pelatih Australia mencoba memasukkan amunisi segar. Cristian Volpato mendapatkan ruang tembak di kotak penalti pada menit ke-75, tetapi tendangan kerasnya masih melambung tipis di atas mistar gawang. Itu adalah peluang emas terakhir bagi Socceroos yang gagal dimaksimalkan. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-0 tetap bertahan.
Baca Juga : Swiss vs Bosnia: Menang 4-1, La Nati Puncaki Grup B
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
