HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada proyek Transportasi Metro Kapsul Makassar.
Penandatanganan tersebut dilakukan pada Makassar Investment Forum (MIF), yang dilaksanakan bersamaan dengan event F8, yakni 25 hingga 28 Juli di Hotel The Rinra.
Baca Juga : Dari Lorong ke Ketahanan Pangan, Urban Farming Terus Diperluas di Makassar
Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Makassar, Helmy Budiman mengatakan, proyek metro kapsul rencananya akan grounbreking pada 2027 mendatang.
“Targetnya 2027 kita groundbreaking, mudah-mudahan bisa,” ujarnya.
Setelah penandatanganan MoU maka Pemkot Makassar akan menerima feasibility study.
Baca Juga : Proyek PSEL di TPA Manggala Digenjot, Gelontorkan 3 Miliar untuk 8 Hektare Lahan
“Setelah penandatanganan MoU, kami sudah diskusi dengan kawan-kawan dari PT Global, mereka akan mengundang pemerintah kota kita akan berdiskusi karena hasil dari MoU adalah memberikan kajian-kajian feasibility study untuk pembangunan proyek Metro Kapsul,” jelasnya.
Helmy juga menjelaskan, metro kapsul merupakan delapan proyek yang ditawarkan dalam MIF, dan merupakan proyek paling siap.
“Kita berharap setelah ini tidak hanya berkaitan dengan metro kapsul, tidak hanya berkaitan dengan internet tetapi mungkin, kabupaten dan kota yang lain karena ada 8 project yang kita tawarkan di dalam MIF kali ini, mudah-mudahan kedelapan itu salah satunya dilirik perusahaan,” tandasnya.
Baca Juga : Appi Targetkan 180 Hari, Makassar Beralih ke Sanitary Landfill
PENULIS: NURSINTA
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

