Logo Harian.news

BPKA Sulsel Sebut DED Pasar Matojeng Rampung 2026, Proyek Dimulai 2027

Editor : Redaksi II Rabu, 30 September 2026 17:45
Rapat dengar pendapat (RDP) bersama sejumlah anggota DPRD Pangkep dan Kepala Balai Kereta Api Sulawesi Selatan, Deby Hospital, Selasa (28/9/2026). Dok IST
Rapat dengar pendapat (RDP) bersama sejumlah anggota DPRD Pangkep dan Kepala Balai Kereta Api Sulawesi Selatan, Deby Hospital, Selasa (28/9/2026). Dok IST

Baca Juga : Balai Kereta Api Sulsel Pastikan Tak Akomodir Rel Kereta ‘Elevated’ di Makassar

 

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Pembangunan Pasar Matojeng di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) mulai menemukan titik terang. Pemerintah daerah bersama DPRD Pangkep kembali membahas percepatan pembangunan pasar tersebut dengan pihak Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulawesi Selatan (Sulsel).

Baca Juga : Balai Kereta Api Sulsel Pastikan Tak Akomodir Rel Kereta ‘Elevated’ di Makassar

 

Dalam pembahasan tersebut, pihak balai menjanjikan penyusunan dokumen perencanaan teknis atau Detail Engineering Design (DED) Pasar Matojeng rampung pada 2026. Setelah dokumen perencanaan selesai, pembangunan fisik pasar dijadwalkan dimulai pada 2027.

Baca Juga : Balai Kereta Api Sulsel Pastikan Tak Akomodir Rel Kereta ‘Elevated’ di Makassar

 

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi II DPRD Pangkep, Muchtar Salih, seusai mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) bersama sejumlah anggota DPRD Pangkep dan Kepala Balai Kereta Api Sulawesi Selatan, Deby Hospital, Selasa (28/9/2026).

Baca Juga : Balai Kereta Api Sulsel Pastikan Tak Akomodir Rel Kereta ‘Elevated’ di Makassar

 

Menurut Muchtar, kepastian penyelesaian DED diperoleh langsung dalam pembahasan bersama pihak balai terkait percepatan pembangunan infrastruktur Pasar Matojeng.

Baca Juga : Balai Kereta Api Sulsel Pastikan Tak Akomodir Rel Kereta ‘Elevated’ di Makassar

 

“Terkait pembangunan Pasar Matojeng, pihak Balai sesuai dengan pembicaraan bersama Kepala Balai menjanjikan tahun 2026 ini diselesaikan DED atau gambar pasarnya,” ujar Muchtar Salih.

Baca Juga : Balai Kereta Api Sulsel Pastikan Tak Akomodir Rel Kereta ‘Elevated’ di Makassar

 

Ia menjelaskan, penyelesaian DED menjadi tahapan penting sebelum pembangunan fisik pasar dapat dilaksanakan. Dokumen tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan rancangan dan kebutuhan teknis pembangunan pasar.

Baca Juga : Balai Kereta Api Sulsel Pastikan Tak Akomodir Rel Kereta ‘Elevated’ di Makassar

 

Setelah proses perencanaan rampung pada 2026, pembangunan fisik Pasar Matojeng ditargetkan masuk tahap pelaksanaan pada tahun berikutnya.

Baca Juga : Balai Kereta Api Sulsel Pastikan Tak Akomodir Rel Kereta ‘Elevated’ di Makassar

 

“Selanjutnya pada tahun 2027 mendatang, baru dilaksanakan pembangunan fisiknya,” kata Muchtar. Muchtar menilai keberadaan Pasar Matojeng memiliki peran penting bagi aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah tersebut.

Baca Juga : Balai Kereta Api Sulsel Pastikan Tak Akomodir Rel Kereta ‘Elevated’ di Makassar

 

Karena itu, Komisi II DPRD Pangkep berkomitmen mengawal proses pembangunan mulai dari penyelesaian DED hingga pelaksanaan pembangunan fisik. DPRD Pangkep juga akan memantau tahapan yang telah disepakati bersama pihak balai agar proses perencanaan dan pembangunan Pasar Matojeng dapat berjalan sesuai jadwal.

Baca Juga : Balai Kereta Api Sulsel Pastikan Tak Akomodir Rel Kereta ‘Elevated’ di Makassar

 

Dengan adanya target penyelesaian DED pada 2026 dan pembangunan fisik pada 2027, rencana pembangunan Pasar Matojeng kini memasuki tahapan yang lebih jelas setelah sebelumnya berulang kali dibahas dalam rapat dengar pendapat.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda