Logo Harian.news

Bukan Hanya Hujan! BBWS Sebut Kabel Bawah Tanah Penyebab Banjir Makassar

Editor : Redaksi Senin, 24 Maret 2025 16:39
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang, Dr. Suryadarma Hasyim, Foto: HN/Sinta.
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang, Dr. Suryadarma Hasyim, Foto: HN/Sinta.
APERSI

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang, Dr. Suryadarma Hasyim, menyoroti permasalahan serius dalam sistem drainase Makassar.

Salah satu hambatan utama yang memperparah banjir adalah jaringan kabel bawah tanah yang menghalangi aliran air dari drainase sekunder ke drainase primer.

Baca Juga : RMC Tingkatkan Akses Layanan Kesehatan di Makassar, Siapkan Standar International hingga Promo Menarik

Ia mengatakan, dalam inspeksi yang dilakukan, BBWS menemukan banyak kabel dan pipa yang tertanam di saluran drainase. Keberadaan infrastruktur ini menyebabkan penyumbatan, sehingga air tidak dapat mengalir dengan lancar ke kanal utama.

“Salah satu kendala utama adalah kabel-kabel bawah tanah yang mengganggu aliran air. Ini perlu ditertibkan agar drainase dapat berfungsi dengan baik,” tegas Suryadarma, setelah melakukan pertemuan dengan Wali kota Makassar Munafri Arifuddin di Balai Kota Makassar, Senin (24/3/2025).

Selain kabel, tumpukan sampah juga memperburuk kondisi drainase. Banyak saluran air yang seharusnya bisa mengurangi genangan justru tersumbat oleh sampah yang menumpuk, mempercepat banjir saat curah hujan tinggi.

Baca Juga : Unismuh Makassar Apresiasi Pemenang Lomba Video Ramadan, Ini Daftar Juara

Suryadarma menegaskan bahwa banjir di Makassar bukan hanya disebabkan oleh faktor alam, tetapi juga oleh buruknya pengelolaan infrastruktur perkotaan.

Curah hujan ekstrem memang menjadi pemicu, tetapi drainase yang tersumbat oleh kabel dan sampah menjadi penyebab utama air meluap ke permukiman.

“Kalau hujan tidak ekstrem tapi tetap banjir, berarti ada yang salah dengan sistem drainase kita. Ini yang harus kita benahi bersama,” katanya.

Baca Juga : PHI Ekspansi ke Kaltim, Resmikan Hotel Claro Pandurata Samarinda

Untuk mengatasi masalah ini, BBWS akan berkoordinasi dengan Pemkot Makassar serta pihak terkait guna menertibkan kabel bawah tanah yang menghambat drainase. Selain itu, Suryadarma juga menekankan perlunya relokasi dan penataan ulang kawasan rawan banjir.

“Ke depan, jangan lagi ada izin pembangunan di daerah rendah yang rawan banjir. Jika sudah terlanjur dibangun, harus ada solusi seperti tanggul atau sistem drainase yang lebih baik,” ujarnya.

Dengan koordinasi yang lebih ketat dan tindakan tegas terhadap penyebab penyumbatan drainase, Suryadarma berharap masalah banjir Makassar bisa ditekan secara signifikan.

Baca Juga : Workshop AJI Indonesia Dorong Jurnalis Lebih Kritis Hadapi Disinformasi

PENULIS: NURSINTA 

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda