Logo Harian.news

BYD Andalkan M6 EV dan M6 DM untuk Garap Pasar SUV di GIIAS Makassar

Editor : Redaksi II Rabu, 28 Oktober 2026 18:48
Kendaraan yang dipamerkan BYD dalam ajang GIIAS Makassar 2026. (Dok. Gita/HN)
Kendaraan yang dipamerkan BYD dalam ajang GIIAS Makassar 2026. (Dok. Gita/HN)

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – BYD Motor Indonesia memperkenalkan pilihan kendaraan elektrifikasi melalui lini BYD M6 EV dan BYD M6 DM dalam rangkaian Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Makassar 2026.

Kehadiran kedua model tersebut menjadi bagian dari strategi BYD memperluas pilihan kendaraan keluarga di tengah pertumbuhan pasar kendaraan listrik di Indonesia.

Baca Juga : KIA Tawarkan Tiga Mobil Unggulan di GIIAS Makassar 2026

Head of Marketing PT BYD Motor Indonesia, Pramita Sari, mengatakan pengembangan lini M6 merupakan respons terhadap kebutuhan pasar kendaraan penumpang nasional, khususnya segmen multi-purpose vehicle (MPV) yang memiliki porsi besar di Indonesia.

Menurutnya, lebih dari 30 persen pasar kendaraan penumpang Indonesia berasal dari segmen MPV. Karena itu, BYD mengembangkan lini M6 dengan pilihan teknologi berbeda agar dapat menjangkau kebutuhan mobilitas konsumen yang lebih beragam.

“Kini keluarga M6 semakin lengkap. Kami memiliki BYD M6 EV dan BYD M6 DM, One Family, More Choices,” ujar Pramita dalam pemaparannya di GIIAS Makassar 2026.

Baca Juga : GIIAS Makassar 2026 Resmi Dibuka, Pamerkan 18 Jenis Merek Kendaraan

BYD M6 EV hadir sebagai pilihan MPV berbasis tenaga listrik, sedangkan M6 DM mengusung teknologi DM atau Dual Mode yang menggabungkan tenaga listrik dan mesin pembakaran internal.

Kedua model tersebut menjadi bagian dari strategi BYD menghadirkan teknologi elektrifikasi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

Pramita menjelaskan, elektrifikasi menjadi bagian penting dari perubahan industri otomotif global.

Baca Juga : Suzuki Ramaikan GIIAS Makassar 2026, Tawarkan Diskon hingga Jutaan Rupiah

Menurutnya, ketergantungan pada bahan bakar fosil, kenaikan biaya energi, dan dampak lingkungan mendorong kebutuhan terhadap solusi mobilitas yang lebih efisien.

“BYD hadir membawa solusi yang lebih efisien, lebih fleksibel, dan juga lebih terjangkau,” katanya.

Ia menyebutkan, perkembangan pasar kendaraan listrik di Indonesia menunjukkan tren positif.

Baca Juga : Pegadaian Makassar Sudah Punya ATM Emas, Nasabah Bisa Ambil Fisik dalam Hitungan Detik

Sebelum BYD memasuki pasar Indonesia, pangsa pasar kendaraan listrik nasional masih di bawah satu persen.

“Kini, menurut data yang dipaparkan perusahaan, angkanya telah melampaui 26 persen,” kata Pramita.

Sepanjang Januari hingga September 2026, penjualan kendaraan BYD Group di Indonesia disebut mencapai sekitar 46.700 unit.

Capaian tersebut setara dengan lebih dari 37 persen pangsa pasar kendaraan listrik nasional berdasarkan data perusahaan.

Di wilayah Sulawesi, BYD mencatat lebih dari 1.100 keluarga telah menggunakan kendaraan merek tersebut.

Perusahaan juga menyatakan terus memperluas jaringan layanan untuk mendukung kebutuhan konsumen.

Saat ini, BYD telah memiliki lebih dari 110 titik jaringan di Indonesia. Khusus wilayah Sulawesi, tujuh lokasi disebut telah beroperasi, dengan rencana penambahan hingga 12 lokasi lainnya.

Secara global, Pramita menyampaikan BYD telah menjual lebih dari 3,1 juta kendaraan sepanjang Januari hingga September 2026 dan menjangkau lebih dari 122 negara.

“Total penjualan kumulatif kendaraan energi baru atau New Energy Vehicle (NEV) BYD telah melampaui 18,2 juta unit,” Pramita.

Melalui kehadiran BYD M6 EV dan M6 DM, perusahaan berupaya memperluas adopsi kendaraan elektrifikasi di Indonesia, termasuk di Sulawesi, dengan menyediakan pilihan teknologi untuk kebutuhan mobilitas keluarga yang terus berkembang.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@harian.news

Follow Social Media Kami

KomentarAnda