HARIAN.NEWS – Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada tanggal 28 Oktober bukan hanya sekedar seremonial atau ungkapan semangat patriotik, namun menjadi ujian nyata bagi generasi penerus bangsa untuk menerjemaahkan persatuan dalam karya nyata.
Di era digital saat ini, persatuan dapat diartikan menyatukan tekad lintas latar belakang di ruang maya dan nyata, bukan menuntut keseragaman.
Baca Juga : Sumpah Pemuda 2026, “Matador” Minta Perang Kelompok Makassar Diakhiri
Semangat Sumpah Pemuda menuntut generasi muda mengurangi distraksi layar atau media sosial, memperkuat literasi, menguasai keterampilan, menjaga adab, dan menjaga daya juang menghadapi tantangan dunia kerja.
Momen Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026 tahun ini masih dihiasi banyaknya curhatan generasi muda yang mengeluhkan masalah lapangan pekerjaan, meski pada Pilpres 2024, pasangan Prabowo-Gibran menjanjikan penanganan persoalan tersebut.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
