HARIAN.NEWS, JAKARTA – Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01 Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengomentari soal program Calon Presiden (Capres) nomor urut dua Prabowo Subianto yang akan mengimpor sapi untuk program susu gratis jika nanti terpilih sebagai presiden.
Cawapres dari Anies Baswedan tersebut menilai keinginan Prabowo itu hanya akan menguntungkan pihak importir.
Baca Juga : Aklamasi! Menlu Sugiono Jadi Ketum IPSI 2026-2030 Gantikan Prabowo
“Jadi kalau mau integrated itu adalah dari hilir ke hulu. Jadi problem gizi, problem pangan, problem pengadaan, atau produksi itu harus satu tarikan nafas. Jangan tiba-tiba bikin program, yang untung adalah yang impor,” ujar Cak Imin di Surabaya, Jawa Timur, dikutip dari liputan6, Minggu (7/1/2024).
Cak Imin berpandangan masih banyak cara untuk mencukupi kebutuhan protein masyarakat. Menurut Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, kebutuhan protein masyarakat bisa diambil dari yang sudah tersedia di Tanah Air.
“Kita bikin dari hilir ke hulunya. Yangg paling pokok adalah bagaimana kebutuhan protein tersedia berkelanjutan. Bisa dimulai dari agro maritim, pertanian, peternakan, perikanan kelautan. Satu tarikan,” kata Cak Imin.
Baca Juga : Pemerintah Sesuaikan Jadwal Makan Bergizi Gratis Jadi 5 Hari Seminggu
Cak Imin menyebut, jika hanya fokus pada susu untuk memenuhi kebutuhan protein masyarakat, menurut Cak Imin tak semua masyarakat bisa meminum susu. Sebab, ada beberapa masyarakat yang alergi terhadap susu sapi.
“Protein enggak harus susu malah informasinya, kesukaan masyarakat terhadap susu juga tidak sepenuhnya. Kemudian tingkat kecenderungan alergi susu juga banyak. Jadi protein harus benar-benar dipilih pada yang sesuai,” dia menandaskan.
Sebelumnya, Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto, menilai nantinya Indonesia perlu mengimpor sapi untuk mencukupi kebutuhan program susu gratis yang ia dan Cawapres Gibran Rakabuming Raka canangkan.
Baca Juga : Perkuat Poros Asia Timur, Presiden Prabowo Kunjungi Jepang dan Korea Selatan
Hal ini disampaikan Prabowo dalam diskusi bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Kamis (4/1/2024). Dia mulanya ditanyai anggota PWI soal program susu gratis yang menjadi persoalan karena produksi susu dari peternak Indonesia yang masih kurang.
“Yang kemasan-kemasan mungkin kebanyakan adalah pakai pengawet dan mungkin gulanya terlalu banyak dan sebagainya,” kata Prabowo.
Oleh sebab itu, Prabowo menilai apabila seluruh elemen sepakat dengan program susu gratis dan sehat untuk anak-anak, maka Indonesia harus memperbanyak populasi sapi dengan cara diimpor.
Baca Juga : Prabowo Tegaskan Lanjutkan Makan Bergizi Gratis: Dana dari Efisiensi!
“Jadi sekarang saya katakan, kita punya niat nggak? kita punya kehendak politik atau tidak? kalau kita punya kehendak politik, ya sudah untuk 1, 2, 3, 4 tahun kita beli sapinya kita kembangkan di Indonesia,” terangnya.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

